Jakarta (ANTARA) - Konten kreator dan mitra affiliate perlu mewaspadai modus penipuan berkedok tawaran kerja sama atau endorsement yang mengatasnamakan manajemen digital Shopee untuk mengambil alih akun media sosial melalui tautan phishing.

Modus tersebut diawali dengan permintaan informasi rate card atau tarif kerja sama, disertai tawaran untuk mengikuti kampanye tanggal kembar maupun kampanye lainnya. Pelaku kemudian menjanjikan pembayaran honor atau komisi secara otomatis melalui ShopeePay setelah konten diunggah.

Pelaku selanjutnya meminta calon korban mengeklik tautan konfirmasi kerja sama yang dibuat menyerupai halaman kolaborasi resmi Shopee dan platform media sosial.

Baca juga: YLKI: Pajak "e-commerce" jangan jadi celah kenaikan harga berlebihan

Baca juga: Kementerian UMKM siapkan diskon biaya e-commerce 50 persen

Melalui tautan tersebut, korban diminta menghubungkan akun Shopee dengan akun media sosial. Padahal, tautan itu digunakan untuk mengambil alih akun media sosial kreator yang menjadi sasaran.

Jika berhasil menguasai akun korban, pelaku berpotensi menyalahgunakannya untuk melakukan penipuan lanjutan yang dapat merugikan pemilik akun maupun pihak lain.

Untuk menghindari modus tersebut, pengguna perlu memeriksa identitas pengirim dan keaslian alamat situs sebelum mengeklik tautan atau mengikuti instruksi yang diterima.

Pengguna juga disarankan memeriksa alamat URL secara teliti karena pelaku dapat membuat domain yang menyerupai situs resmi. Tampilan halaman yang meyakinkan maupun penggunaan logo suatu merek tidak menjamin tautan tersebut aman.

Apabila menerima tawaran kerja sama atau informasi mencurigakan yang mengatasnamakan Shopee, pengguna dapat melakukan verifikasi melalui layanan pelanggan resmi sebelum menindaklanjuti tawaran tersebut.

Baca juga: Shopee perluas manfaat layanan VIP lewat integrasi belanja dan hiburan

Pengguna juga perlu menjaga kerahasiaan PIN, kata sandi, serta kode verifikasi atau one-time password (OTP), dan tidak memberikannya kepada pihak lain, termasuk orang yang mengaku sebagai perwakilan perusahaan.

Selain itu, aktivasi verifikasi dua langkah pada akun Shopee dan media sosial dapat menjadi lapisan perlindungan tambahan untuk mencegah akses yang tidak sah.

Shopee dalam keterangannya pada Sabtu mengimbau pengguna menerapkan prinsip 3C, yakni memeriksa pengirim informasi, mengecek fakta, dan mencari tahu perkembangan modus penipuan.

Informasi yang mengatasnamakan Shopee dapat diverifikasi melalui kanal resminya, termasuk layanan pelanggan di nomor 1500702. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur Cek Fakta pada menu Saya, kemudian Customer Service di aplikasi Shopee.

Informasi mengenai modus penipuan dan langkah pencegahannya juga dapat diakses melalui akun Instagram @shopeecare_id serta laman Shopee XTRA Aman.

Baca juga: SPX Express berikan hadiah umrah kepada 10 kurir terbaik

Baca juga: Cara langganan ShopeeVIP: Ini biaya, dan keuntungannya

Baca juga: Konsumen tak lagi ragu, UMKM ini kian maju dengan Sertifikat Halal

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Ida Nurcahyani

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira