Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) memanfaatkan kegiatan Silaturahmi Malam Hari sebagai sarana menyerap aspirasi warga dan menindaklanjuti berbagai persoalan sesuai kewenangan, mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi.
"Seluruh permasalahan yang bapak dan ibu sampaikan segera kami tindaklanjuti sesuai kewenangan, mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.
Pada kegiatan Silaturahmi Malam Hari di SMAN 5 Jakarta, Sumur Batu, Kemayoran, pada Selasa (27/10), dia menerapkan pola 3M, yakni Mendengar, Mencatat, dan Mencarikan Solusi untuk memastikan setiap persoalan yang disampaikan masyarakat dapat ditampung dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan instansi terkait.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan, antara lain perbaikan saluran air, sengketa tanah, pembangunan pos pemadam kebakaran (damkar), serta bantuan bagi warga kurang mampu.
Baca juga: Pemkot Jakpus beri penilaian Kampung Siaga TBC di delapan kecamatan
Kegiatan yang melibatkan tokoh masyarakat dari 106 rukun tetangga (RT) dan delapan rukun warga (RW) di Kelurahan Sumur Batu itu juga menjadi sarana bagi pemerintah kota untuk menyampaikan program prioritas sekaligus memperkuat komunikasi dengan masyarakat.
"Pertemuan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah strategis untuk mempererat komunikasi antara pemerintah dan unsur masyarakat," ujar Arifin.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan enam program prioritas Pemerintah Jakarta Pusat, yaitu peningkatan layanan kesehatan, perlindungan dan bantuan sosial, pemberantasan buang air besar sembarangan (BABS), pengentasan kawasan RW kumuh, pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber sesuai Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026, serta kesiapsiagaan menghadapi musim pancaroba.
Pemerintah Kota Jakarta Pusat berharap silaturahmi tersebut dapat menjadi ruang dialog langsung dengan masyarakat melalui pertemuan yang dilaksanakan di berbagai wilayah, sehingga persoalan warga dapat diketahui dan dicarikan solusi sesuai kewenangan masing-masing.
"Memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat, demi terwujudnya tata kelola kota yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan warga," pungkas Arifin.
Baca juga: Pemkot Jakpus tekankan pentingnya PIJAR untuk perluas akses PAUD
Baca juga: Pemkot Jakpus ajak tokoh agama perkuat toleransi dan persatuan
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Adimas Raditya Fahky P
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira