Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di ibu kota sudah memasuki pekan terakhir tahap revisit atau kunjungan ulang setelah pendataan utama rampung.

“Sensus Ekonomi 2026, masih dalam agenda kegiatan revisit sampai dengan 31 Oktober, yang Insya Allah kami sudah memasuki di minggu-minggu terakhir dalam pelaksanaan revisit,” kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto dalam acara “Award Hari Statistik Nasional (HSN) 2026” di Jakarta, Kamis.

Kadarmato mencatat per hari ini, total usaha yang telah didata berjumlah 1.431.051 usaha, melampaui target yang ditetapkan.

"DKI ditargetkan 1,2 jutaan usaha. Tadinya di Agustus masih sekitar 800 ribuan, sekarang sudah 1,4 juta (108,84 persen)," ujarnya.

Dia menekankan bahwa kegiatan sensus setiap satu dekade sekali itu bukan hanya mengumpulkan data tentang perekonomian Jakarta, tetapi juga menyiapkan fondasi informasi bagi masa depan ekonomi Indonesia.

Bagi Jakarta, penyelesaian Sensus Ekonomi 2026 memiliki arti yang sangat strategis karena Jakarta menyumbang 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.

Baca juga: BPS DKI sudah mendata 1,4 juta usaha dalam Sensus Ekonomi 2026

Data yang dihasilkan tidak hanya menggambarkan struktur ekonomi Jakarta, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memotret perekonomian Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut, sambung dia, kolaborasi harus diperkuat dan BPS DKI tidak dapat bekerja sendiri.

“Keberhasilan Survei Ekonomi sangat tergantung pada sinergi dengan seluruh mitra serta partisipasi masyarakat,” kata Kadarmanto.

Dia lalu mengapresiasi mitra eksternal maupun internal yang telah berkolaborasi dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan berbagai kegiatan sensus dan survei yang dilakukan selama ini.

“Terima kasih kepada dunia usaha, media, dan masyarakat serta seluruh responden yang telah berpartisipasi dan memberikan kepercayaan kepada BPS,” tuturnya.

Dukungan tersebut, tambah dia, merupakan bagian penting dalam mewujudkan statistik yang berkualitas dan statistik bermakna dan berdampak dan tentunya bermanfaat bagi pembangunan.

Baca juga: Pramono minta warga DKI isi data sensus ekonomi dengan benar

Baca juga: BPS DKI jamin kerahasiaan data dalam Sensus Ekonomi 2026

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Lia Wanadriani Santosa

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira