Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan tiket masuk kawasan wisata Ancol di Jakarta Utara tidak mungkin digratiskan untuk seluruh masyarakat.
Pernyataan itu dia sampaikan terkait permintaan masyarakat yang sempat melakukan unjuk rasa di Balai Kota, Jakarta Pusat, mengenai permintaan tiket masuk Ancol agar digratiskan.
Menurut dia, permintaan itu tidak mungkin diwujudkan karena perawatan tempat wisata tersebut membutuhkan biaya.
"Saya juga heran kalau ada permintaan untuk gratis bagi semua masyarakat. Ya enggak mungkin lah untuk dipenuhin, karena apa pun untuk merawat, memelihara, baik di Ancol maupun Ragunan memerlukan biaya," ujar Pramono di kawasan Plumpang, Jakarta Utara, Selasa (27/10) malam.
Kendati demikian, dia mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menggratiskan tiket masuk Ancol dan Ragunan bagi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
"Ancol dan Ragunan itu gratis bagi anak-anak penerima KJP dan KJMU. Jadi, tidak gratis bagi semua," tutur Pramono.
Baca juga: Ancol gelar dua aksi pemecahan rekor MURI pada Hari Renang Sedunia
Sebelumnya, permintaan agar tiket masuk Ancol digratiskan disuarakan oleh massa Warga Jakarta Bersatu.
Mereka mengeluhkan biaya yang harus dikeluarkan untuk berwisata ke Ancol. Biaya parkir dan tiket masuk dinilai memberatkan, terutama bagi warga yang datang bersama keluarga.
Keluhan tersebut disampaikan saat perwakilan Warga Jakarta Bersatu melakukan audiensi dengan sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (27/10).
Juru Bicara Warga Jakarta Bersatu Andi mengatakan biaya parkir dan tiket masuk Ancol masing-masing mencapai Rp25.000.
Dengan demikian, pengunjung yang datang menggunakan kendaraan pribadi setidaknya harus mengeluarkan Rp50.000 untuk membayar parkir dan tiket masuk, belum termasuk biaya lainnya.
Menurut Andi, pengeluaran tersebut akan semakin besar apabila warga datang bersama keluarga.
Biaya tiket masuk, kata dia, bisa mencapai ratusan ribu rupiah bagi keluarga yang membawa beberapa anak.
"Bagaimana kalau kita punya anak dua atau tiga, istri, bisa berlima, dikali Rp25.000 kan cukup lumayan. Jadi, uang untuk masuk Ancol habis buat masuknya aja," ungkap Andi.
Baca juga: Sea World hadirkan inovasi narasi audio berisi informasi koleksi biota
Baca juga: Pramono resmikan Masjid Apung An-Nur di Jakarta
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira