Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menyetujui rencana pelebaran Jalan Raya Joglo, Jakarta Barat, untuk mengatasi kemacetan di jalur penghubung Jakarta dan Tangerang.
"Kembangan ini berbatasan dengan Tangerang. Dan jalan itu juga jalan sebenarnya berbatasan dengan Tangerang. Maka memang ada keperluan untuk melakukan pelebaran jalan di tempat itu," kata Pramono saat dijumpai di Kembangan, Jakarta Barat, Selasa.
Menurut Pramono, pelebaran jalan diperlukan karena kawasan Kembangan berbatasan langsung dengan Tangerang.
Jalan Raya Joglo, kata dia, menjadi salah satu jalur penting bagi warga yang bepergian dari Tangerang menuju Jakarta Barat.
Ia menyebut panjang jalan yang akan dilebarkan sekitar 2,3 kilometer. Namun, pengerjaan proyek tersebut kemungkinan tidak dapat diselesaikan pada 2027. Pemprov DKI memprakirakan pelebaran jalan membutuhkan waktu hingga 2028.
Adapun soal kemacetan itu ia dengar saat menggelar rapat di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Dalam rapat bersama camat dan lurah setempat, Pramono pun menyetujui agar Jalan Raya Joglo dilakukan pelebaran.
Ke depan, Pramono beserta jajaran akan terus menggelar rapat di 44 kecamatan ibu kota.
Pramono memastikan dirinya beserta jajaran akan segera menindaklanjuti hasil rapat di tiap kecamatan.
Baca juga: Gubernur DKI segera tindak lanjuti hasil rapat di tiap kecamatan
Baca juga: Bakal rapat di 44 kecamatan, Pramono ingin cari solusi masalah warga
Baca juga: Gubernur DKI akan gelar rapat langsung di kecamatan pada November
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira