New York (ANTARA) - Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan pihaknya telah mendokumentasikan 397 serangan yang dilakukan pemukim Israel terhadap warga Palestina di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki sepanjang Oktober.

Angka itu merupakan jumlah bulanan tertinggi yang pernah tercatat sejak dilakukan pemantauan pada 2006.

Dalam laporan yang dirilis pada Ahad (31/10), OCHA menyebut angka tersebut belum termasuk lima hari terakhir pada Oktober.

Laporan itu mengungkapkan bahwa 62 serangan terjadi pada 20-26 Oktober yang menyasar 49 komunitas Palestina di seluruh Tepi Barat, termasuk 38 serangan selama musim panen zaitun.

Laporan itu juga mencatat 57 warga Palestina, termasuk sembilan anak, yang terluka akibat serangan pemukim dan pasukan Israel di seluruh Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, selama pekan yang sama.

Sebanyak 23 orang di antaranya terluka akibat serangan yang dilakukan pemukim, sedangkan 34 lainnya terluka akibat tindakan pasukan Israel melalui penembakan dan kekerasan fisik.

Sumber: WAFA

Baca juga: Sekjen PBB: Serangan pemukim Israel untuk usir warga Palestina

Baca juga: Rumah jadi abu dan pekerjaan lenyap di tengah serangan di Tepi Barat

Baca juga: Pemukim Israel di Tepi Barat halangi kepulangan keluarga Palestina

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Asri Mayang Sari

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira