Ruang Bersama Indonesia ini adalah ruang kolaboratif yang kita bangun bersama-sama
Gorontalo (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya perlindungan perempuan dan anak melalui Program Ruang Bersama Indonesia (RBI).
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pembina Posyandu Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Azlea Convention Center, Gorontalo, Selasa.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengatakan RBI merupakan ruang kolaboratif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan, untuk memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Ruang Bersama Indonesia ini adalah ruang kolaboratif yang kita bangun bersama-sama,” ujarnya.
Baca juga: Dua tahun pemerintahan, Ruang Bersama Indonesia jangkau 337 desa
Menurutnya, upaya perlindungan perempuan dan anak tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah pusat maupun daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat hingga tingkat desa.
“Ketika persoalan-persoalan di tingkat desa bisa diselesaikan, maka kita bisa membangun keluarga dan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak,” kata Menteri PPPA itu.
Ia menjelaskan penguatan kolaborasi tersebut menjadi penting mengingat persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi tantangan nasional.
Berdasarkan data yang disampaikan, sepanjang 2025 tercatat sebanyak 35.588 kasus kekerasan dengan 37.855 korban. Angka tersebut menunjukkan pentingnya memperkuat upaya pencegahan, pendampingan, dan penanganan korban secara terpadu.
Baca juga: KemenPPPA sebut Ruang Bersama Indonesia cegah anak tidak sekolah
Dalam kesempatan itu Menteri Arifah juga menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai salah satu ruang pelayanan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan keluarga.
Menurutnya, posyandu tidak hanya berfungsi memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran keluarga mengenai pengasuhan, pemenuhan hak anak, serta perlindungan perempuan.
Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo dalam mendorong pelaksanaan Program RBI melalui kerja sama lintas sektor.
Melalui penguatan RBI, kata dia, pemerintah berharap tercipta lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah bagi perempuan serta anak, sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial mulai dari tingkat keluarga dan desa.
Baca juga: Menteri Arifah ajak Perkhin perkuat pemberdayaan perempuan melalui RBI
Pewarta: Faradila Alim
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Faradila Alim
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira