Jakarta (ANTARA) - Menteri Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean-Noël Barrot mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu Indonesia Arrmanatha Nasir di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 di Atlanta, Amerika Serikat, pada Jumat (30/10).

Pertemuan tersebut—yang merupakan yang pertama kalinya sejak Menlu Arrmanatha menjabat—menjadi momentum untuk membahas implementasi Kemitraan Komprehensif antara Prancis dan Indonesia, yang diumumkan saat kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Paris pada Mei 2026.

“Kedua menteri turut membahas perkembangan terbaru dalam kerja sama pertahanan bilateral antara kedua negara,” kata juru bicara Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis dalam unggahan di media sosial X pada Senin.

Terkait krisis internasional, kedua menteri mendiskusikan konsekuensi dari rencana penarikan pasukan UNIFIL dari Lebanon serta pentingnya mendukung Angkatan Bersenjata Lebanon demi menjaga stabilitas dan kedaulatan negara tersebut.

Selain itu, mereka membahas situasi terkini di Jalur Gaza dan kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

Dalam kesempatan yang sama, kedua menteri sepakat mengenai pentingnya menjaga kawasan Indo-Pasifik sebagai ruang yang inklusif, aman, dan terbuka.

Pewarta: Yashinta Difa
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Yashinta Difa

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira