kami ingin memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerah serta mendorong jenama lokal agar memiliki akses pasar yang lebih luas, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional
Tangerang (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) mengungkapkan program IDE-IND adalah upaya untuk memperluas akses pasar jenama lokal agar mampu menjangkau pasar nasional.
Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf/Bekraf, Yuke Sri Rahayu di Tangerang, Jumat, mengatakan banyak potensi jenama lokal yang jika diberikan pendampingan bisa menembus pasar nasional bahkan internasional.
Maka itu, IDE-IND menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif dan bagian penguatan ekosistem ekonomi kreatif di daerah.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerah serta mendorong jenama lokal agar memiliki akses pasar yang lebih luas, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional," kata Yuke dalam acara pembukaan di AEON Mall BSD, Kabupaten Tangerang.
Perlu diketahui, IDE-IND digelar pada tanggal 6 hingga 8 November 2026 di Atrium Utama AEON Mall BSD, Kabupaten Tangerang dan menampilkan berbagai produk ekonomi kreatif unggulan.
Ia menjelaskan, IDE-IND di Tangerang, Banten menghadirkan berbagai aktivitas untuk mendukung pengembangan pelaku ekonomi kreatif, mulai dari kelas workshop, pameran dan boks jenama, publikasi jenama dari 21 subsektor ekonomi kreatif di Provinsi Banten, hingga berbagai bentuk aktivasi lainnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang melalui kolaborasi empat kedeputian di lingkungan Kemenekraf dengan menghadirkan total 14 booth program maupun jenama.
Yuke berharap, keterlibatan berbagai subsektor dan kedeputian tersebut dapat memberikan ruang promosi sekaligus mempertemukan pelaku ekonomi kreatif lokal dengan peluang pasar yang lebih luas.
"Selain memperluas jangkauan pemasaran, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk semakin mendukung dan menggunakan produk-produk ekonomi kreatif lokal," katanya.
Ia menambahkan, penguatan ekonomi kreatif yang dimulai dari daerah merupakan bagian dari upaya mewujudkan sektor ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth atau mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dengan penguatan ekosistem di daerah dan dukungan masyarakat terhadap produk lokal, kami berharap ekonomi kreatif dapat terus berkembang dan menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujarnya.
Baca juga: Kemenekraf dorong perlindungan nilai ekonomi karya kreator di era AI
Baca juga: Kemenkraf latih 150 pelaku ekraf di Bukittinggi
Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Achmad Irfan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira