Kami harap anak-anak kita dapat menempuh pendidikan pada perguruan tinggi yang ada di Papua Pegunungan, supaya mereka tidak perlu menempuh pendidikan di luar yang membutuhkan biaya besar

Wamena (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat mengharapkan dukungan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten dalam memperkuat mutu perguruan tinggi di Papua Pegunungan (Papeg).

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat Suriel Samuel Mofu di Wamena, Minggu, mengatakan mutu perguruan tinggi di wilayah Papua Pegunungan harus diperkuat sehingga pelayanan pendidikan bagi generasi muda daerah tersebut lebih maksimal.

“Kami berharap ada dukungan bagi pengembangan-pengembangan perguruan tinggi di Papua Pegunungan supaya dapat mendidik Sumber Daya Manusia (SDM ) daerah tersebut lebih maksimal,” katanya saat menghadiri wisuda angkatan XVII STIPER Petra Baliem Wamena Jayawijaya.

Menurut dia, perguruan tinggi yang ada di wilayah Papua Pegunungan sudah banyak, maka dibutuhkan dukungan nyata dari pemerintah daerah (pemda) dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikannya.

Baca juga: LLDikti XIV: Kuota KIP Kuliah 2026 untuk Papua 1.700 mahasiswa

“Perguruan tinggi di Papua Pegunungan sudah ada, maka dibutuhkan dukungan nyata dari pemda supaya pelayanan pendidikannya dapat lebih optimal dalam mendidik SDM generasi muda maupun masyarakat di daerah ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan dukungan besar harus diberikan pemda supaya kualitas pendidikan di perguruan tinggi Papua Pegunungan memenuhi harapan masyarakat, sehingga mereka tidak menempuh pendidikan di luar daerah.

“Kami harap anak-anak kita dapat menempuh pendidikan pada perguruan tinggi yang ada di Papua Pegunungan, supaya mereka tidak perlu menempuh pendidikan di luar yang membutuhkan biaya besar,” katanya.

Ketika generasi muda dan masyarakat menempuh pendidikan di wilayah Papua Pegunungan, lanjutnta, uang daerah tidak perlu dikeluarkan ke daerah lain melainkan berputar di daerah tersebut.

Baca juga: LLDIKTI larang perguruan tinggi di Papua duplikasi prodi

“Kalau anak-anak kita, adik-adik kita kuliah ke luar, maka uang diberikan kepada daerah lain, tetapi kalau mereka kuliah di sini, uang itu akan berputar di sini dalam rangka mendorong percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.

Berdasarkan data resmi Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dari Kemendiksaintek RI, terdapat delapan perguruan tinggi aktif yang terdaftar di wilayah Provinsi Papua Pegunungan yaitu Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena (UNAIM) Jayawijaya, Universitas Baliem Papua (UNIBA) Jayawijaya, Universitas Sains dan Teknologi Okmin Papua (UOP) Pegunungan Bintang, STKIP Abdi Wacana Wamena Jayawijaya, STKIP Kristen Wamena Jayawijaya, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Petra Baliem Wamena Jayawijaya, Akademi Bahasa Asing Netaiken Wamena Jayawijaya, dan Universitas Lambu Barat Nduga.

Terdapat juga beberapa Sekolah Tinggi Teologi/Agama Kristen yang juga aktif namun berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama (Kemenag).

Baca juga: LLDIKTI paparkan perkembangan pesat perguruan tinggi di Tanah Papua

Pewarta: Yudhi Efendi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Yudhi Efendi

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira