Teheran (ANTARA) - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan bahwa tanggung jawab untuk menyelesaikan konflik dengan Iran kini berada di tangan Amerika Serikat (AS).

"Bola kini berada di tangan AS karena tuntutan kami telah disampaikan dengan sangat jelas. Kesepakatan akhir tidak dapat dicapai dan Selat Hormuz tidak dapat dibuka kembali dengan aman kecuali blokade laut dicabut dan tuntutan Iran dipenuhi," kata Baghaei dalam suatu konferensi pers, Senin.

Dia mengatakan bahwa pembicaraan mengenai kelanjutan proses negosiasi dengan AS dapat dilakukan setelah tuntutan Teheran dipenuhi.

Baghaei menambahkan bahwa terdapat peluang untuk menerapkan rencana tujuh tahap yang diusulkan Iran guna membuka kembali Selat Hormuz.

Pertukaran pesan antara Teheran dan Washington juga masih berlangsung. Baghaei mengatakan bahwa Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menghadiri pembicaraan di Qatar pada akhir pekan lalu untuk mempermudah proses negosiasi. Rencana yang diusulkan Iran tetap menjadi dasar pembahasan tersebut, ujarnya.

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas oleh Teheran. Meskipun intensitas konflik telah mereda, persoalan tersebut belum terselesaikan dan masih terdapat risiko kembali pecahnya pertempuran.

Eskalasi konflik tersebut nyaris menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur penting bagi pasokan minyak mentah, produk minyak bumi, dan gas alam cair (LNG) dunia. Akibatnya, harga bahan bakar meningkat di sebagian besar negara.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

​​​​​​​Baca juga: Iran lanjutkan pembahasan proposal diplomatik dengan AS lewat mediator

Baca juga: Menhan: Iran perkuat militer untuk respons tanpa batas geografis

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Asri Mayang Sari

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira