Jakarta (ANTARA) - Aktris Cinta Laura menilai kegagalan merupakan sumber pembelajaran penting bagi anak muda yang sedang merintis bisnis.

"Kegagalan adalah sumber pembelajaran yang paling luar biasa yang bisa kita alami dalam hidup kita," kata Cinta dalam temu media di Jakarta, Sabtu.

Cinta menyatakan kegagalan dapat membantu anak muda melihat kekurangan dalam bisnis yang dijalankan sekaligus memahami hal-hal yang perlu diperbaiki agar usaha tersebut dapat berkembang lebih kuat. Kegagalan juga menjadi sebuah kesempatan untuk mengevaluasi strategi dan memperbaiki kekurangan usaha.

Baca juga: Cinta Laura bagikan kiat bagi anak muda yang ingin dirikan "startup"

Menurut Cinta, yang merupakan pendiri dari yayasan sosial Cinta Laura Kiehl itu, ego sebagai manusia merupakan hal yang wajar, terutama ketika seseorang baru menemukan ide atau memulai bisnis hingga merasa telah mencapai keberhasilan.

Namun, sebuah pengalaman menghadapi kegagalan seharusnya menjadi momen untuk bersikap lebih rendah hati dan mengevaluasi kembali langkah yang telah diambil.

"Jadilah bijak dan gunakanlah kesempatan itu sebagai pembuka jalan untuk kalian mencari tahu apa yang masih bisa diperbaiki lagi dan wawasan apa yang masih bisa kalian kumpulkan agar bisnis kalian bisa lebih kuat," kata wanita kelahiran tahun 1993 itu.

Baca juga: Kemkomdigi minta pendiri "startup" muda ciptakan inovasi berdampak

Di sisi lain, Cinta juga menilai kegagalan dapat menjadi kesempatan bagi calon pengusaha startup untuk mempertimbangkan perubahan arah bisnis, terutama apabila bidang yang selama ini ditekuni ternyata tidak sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Cinta pun mengingatkan anak muda agar tidak takut menghadapi perubahan karena perubahan merupakan bagian dari kehidupan, baik dalam perjalanan profesional maupun pribadi.

"Jadi jangan takut akan perubahan. Karena dalam hidup kita akan mengalami banyak perubahan, tidak hanya dari segi profesional, tapi dari segi pribadi juga," ucap Cinta.

Baca juga: "Startup" mahasiswa disebut alami tantangan validasi inovasi ke pasar

Dalam kesempatan itu, Cinta melanjutkan selain kemampuan beradaptasi dan belajar dari kegagalan, penting untuk memperhatikan dampak sosial ketika sedang menjalankan bisnis.

Dia menilai, menghasilkan dampak sosial bukan semata-mata kewajiban perusahaan untuk memenuhi tuntutan tertentu, melainkan juga tanggung jawab moral setiap individu.

Cinta pun turut menyoroti ketimpangan sosial yang masih besar, termasuk dalam persoalan pendapatan dan akses pendidikan, sehingga pelaku usaha perlu berupaya menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.

Baca juga: Garuda Spark jadi ruang pendampingan calon pendiri "startup"

Baca juga: HUB.ID Global Summit 2026 jembatani 81 startup dengan investor dunia

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Hreeloita Dharma Shanti

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira