Jakarta (ANTARA) - Volkswagen meluncurkan sedan listrik ID. Unyx 09 di China dengan teknologi pengisian cepat 5C dan jarak tempuh maksimum 755 kilometer berdasarkan standar CLTC, di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin mengandalkan efisiensi baterai dan kecepatan pengisian daya.

Dikutip dari CarNewsChina, Sabtu (24/10) waktu setempat, Volkswagen Anhui memasarkan ID. Unyx 09 dalam tiga varian dengan harga mulai 179.900 yuan hingga 249.900 yuan, atau sekitar 26.800 hingga 37.300 dolar AS.

Dari sisi teknis, sedan listrik berukuran menengah-besar tersebut menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 91,963 kWh yang dipasok CATL.

Teknologi pengisian cepat 5C menjadi salah satu fitur utama kendaraan tersebut, meski sumber tidak merinci waktu pengisian baterai secara keseluruhan.

Baca juga: Kolaborasi Volkswagen dan Xpeng belum membawa hasil maksimal

ID. Unyx 09 tersedia dalam dua konfigurasi penggerak. Varian bermotor tunggal menghasilkan tenaga maksimum 230 kW atau sekitar 308 tenaga kuda, dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 755 kilometer berdasarkan CLTC.

Sementara itu, versi penggerak semua roda menggunakan dua motor listrik dengan tenaga masing-masing 140 kW pada bagian depan dan 230 kW pada bagian belakang.

Konfigurasi tersebut menghasilkan jarak tempuh maksimum 705 kilometer berdasarkan standar pengujian yang sama.

Secara dimensi, kendaraan ini memiliki panjang 5.081 milimeter, lebar 1.980 milimeter, dan jarak sumbu roda 3.030 milimeter.

Tingginya berkisar 1.509 hingga 1.526 milimeter, bergantung pada konfigurasi.

Kabin ID. Unyx 09 dilengkapi layar instrumen digital, layar sentuh tengah dengan asisten berbasis kecerdasan buatan, serta augmented reality head-up display (AR-HUD) berukuran 85 inci.

Untuk membantu pengemudi, kendaraan ini menggunakan sistem bantuan berkendara VLA yang mendukung parkir otomatis, parkir jarak jauh, dan bantuan mundur mengikuti lintasan sebelumnya.

Peluncuran ID. Unyx 09 memperlihatkan strategi Volkswagen menggabungkan teknologi baterai, sistem bantuan berkendara, dan desain sedan listrik dalam menghadapi persaingan pasar kendaraan listrik China.

Baca juga: Bentley tetap "Inggris" meski kini dimiliki Volkswagen

Baca juga: Desainer VW Group akui AI berpotensi ambil alih pekerjaan mereka

Baca juga: Terpuruk di Eropa, VW luncurkan model menarik di China

Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Source: ANTARA · Chairul Rohman

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira