Teheran (ANTARA) - Unjuk rasa massal berlangsung pada Rabu di hampir seluruh daerah di Iran untuk memperingati Hari Anti-Arogansi dan memprotes permusuhan Amerika Serikat terhadap Iran, sebagai sentimen yang diperkuat oleh peristiwa pengambilalihan Kedutaan Besar AS di Teheran pada 1979.
Peringatan Aban 13 yang bertepatan pada 4 November menandai peristiwa pengambilalihan Kedubes AS di Teheran sebagai hari nasional dalam sejarah revolusi Iran.
Peringatan itu juga dikenal sebagai Hari Pelajar dan Hari Nasional Perlawanan terhadap Arogansi Global.
Unjuk rasa ke-13 Aban membawa tema "Perjanjian dengan para syuhada, perjuangan melawan arogansi" menjadi momentum untuk mengenang dan meneruskan upaya pejuang.
Peringatan itu juga menegaskan solidaritas dan persatuan Iran sekaligus membawa pesan Iran dalam menjaga kemerdekaan, keamanan, wibawa, dan kedaulatan nasional.
Aksi yang diikuti beragam kalangan masyarakat itu dilakukan di lebih dari 900 titik di Iran sebagai semangat persatuan Iran melindungi revolusi Islam melawan arogansi asing.
Sumber: IRNA-OANA
Baca juga: Iran dalam siaga militer tertinggi di tengah potensi serangan AS
Baca juga: Iran dukung pesan pemilih AS yang menolak perang
Baca juga: PBB khawatir AS kembali serang fasilitas nuklir Iran
Penerjemah: Bayu Prasetyo
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Bayu Prasetyo
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira