Jakarta (ANTARA) - TNI mengerahkan pesawat Hercules C-130 dengan nomor registrasi A-1340 untuk menangani bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (4/11).
Dalam siaran pers resmi Pusat Penerangan TNI yang diterima di Jakarta, Jumat, dijelaskan pengerahan pesawat Hercules dilakukan untuk mengantar logistik kebutuhan operasi modifikasi cuaca (OMC) guna menghadirkan hujan buatan di lokasi karhutla.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal TNI Muhammad Nas menjelaskan pesawat angkut itu berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, membawa 12 ton garam (natrium klorida/NaCl).
"Pengiriman dilakukan dalam satu sortie penerbangan," kata Nas.
Setelah sampai di Kendari, NaCl dalam jumlah besar itu kembali diangkut lagi pesawat TNI AU ataupun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk disemai di langit wilayah bencana.
Dengan demikian, diharapkan NaCl itu dapat bercampur dengan awan dan menghasilkan hujan buatan.
Nas melanjutkan upaya OMC ini akan terus dilakukan hingga karhutla padam. Pihaknya juga akan terus menyiagakan pesawat angkutnya untuk kebutuhan OMC sesuai permintaan instansi terkait.
"Komitmen ini merupakan wujud dukungan TNI dalam membantu upaya penanggulangan karhutla, mengurangi risiko meluasnya kebakaran, serta melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kabut asap," ujar Nas.
Baca juga: TNI AU pastikan pesawat angkut dalam keadaan siap untuk misi karhutla
Baca juga: TNI AU kerahkan 11 pesawat angkut untuk tangani karhutla
Pewarta: Walda Marison
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Walda Marison
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira