Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono membuka suara soal adanya pergerakan pasukan dalam jumlah besar ke Jakarta.
Menurut Donny, hal tersebut dilakukan semata mata dalam rangka menjaga keamanan wilayah dan mempertahankan kedaulatan bangsa.
"Pada prinsipnya, TNI AD berupaya menjaga kesiapsiagaan satuan dan personel dalam menghadapi setiap perkembangan situasi, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, yang menegaskan tugas TNI dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, dan melindungi keselamatan bangsa," kata Donny saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Namun demikian, Donny tidak menjelaskan secara rinci maksud dari pengerahan personel itu.
Dia hanya menjelaskan pengerahan personel diperlukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di Jakarta. Saat kembali ditanya situasi apa yang dimaksud, dia enggan menjelaskan.
"Kapan pun negara membutuhkan, TNI AD siap melaksanakan tugas sesuai perintah dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif," terang dia.
Senada dengan Donny, Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas mengatakan pengerahan personel dalam jumlah besar dilakukan dalam rangka menjalankan tugas negara dan menjaga kesatuan Republik Indonesia.
"Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku," kata Nas saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Selasa (3/11)
Kendati demikian, Nas tidak menjelaskan secara detail maksud dari pengerahan pasukan itu. Dia juga tidak menjelaskan secara rinci berapa personel yang dikerahkan ke ibu kota.
ANTARA sempat bertanya soal dugaan pengerahan personel untuk mengantisipasi aksi demonstrasi dalam waktu dekat. Namun demikian, Nas tidak merespons terkait hal tersebut.
Beredar kabar bahwa personel dari tiga matra TNI dalam jumlah besar dikerahkan ke Jakarta. Salah satu matra TNI yang mengerahkan pasukan adalah TNI AL.
ANTARA pun sempat mengonfirmasi kepada Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul terkait hal tersebut. Namun, Tunggul belum memberikan jawaban.
Baca juga: TNI buka suara soal pengerahan prajurit dalam jumlah besar ke Jakarta
Baca juga: Brigif 6 Marinir pastikan mampu jaga ibu kota lewat pendekatan humanis
Baca juga: Prajurit Marinir sumbang darah untuk memenuhi kebutuhan rakyat
Pewarta: Walda Marison
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Walda Marison
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira