Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat kejadian tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, maka service recovery (SR) diberikan kepada seluruh penumpang yang terdampak
Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Tiga perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 9 Jember terdampak bencana tanah longsor, tepatnya di KM 32+2/3 petak jalan Stasiun Kalibaru-Mrawan di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.
Longsoran tersebut berdampak pada perjalanan KA Ijen Ekspres relasi Malang - Ketapang yang mengalami kelambatan sekitar 2 jam lebih, kemudian KA Probowangi relasi Ketapang – Surabaya Gubeng mengalami kelambatan sekitar 2 jam, dan KA Wijaya Kusuma relasi Ketapang - Cilacap mengalami keterlambatan tiba di sejumlah stasiun tujuan sekitar 2 jam lebih.
"Kami langsung melakukan penanganan begitu gangguan diketahui. Keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama, sehingga kondisi jalur terlebih dahulu dipastikan aman sebelum perjalanan kereta api kembali melintas," kata Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9, Cahyo Widiantoro di Jember.
Menurut dia, gangguan longsor pada jalur berdampak terhadap sejumlah perjalanan kereta api, sehingga pihaknya melakukan pengaturan perjalanan dengan mempertimbangkan kondisi terkini di lapangan, termasuk mengarahkan rangkaian kereta api yang berada di wilayah terdampak ke lokasi yang lebih aman.
"Longsoran di KM 32+2/3 petak jalan Stasiun Kalibaru – Mrawan telah selesai ditangani pada pukul 14.00 WIB, sehingga edua lokasi tersebut selanjutnya dapat dilalui kereta api dengan batas kecepatan yang diizinkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia mengatakan bahwa percepatan penanganan dilakukan untuk memastikan jalur kembali aman digunakan dan operasional kereta api dapat dipulihkan secara bertahap, sehingga setelah penanganan selesai, maka jalur dapat dilalui dengan batas kecepatan sesuai ketentuan yang berlaku dan pola operasi secara bertahap dipulihkan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat kejadian tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, maka service recovery (SR) diberikan kepada seluruh penumpang yang terdampak," katanya.
Pemulihan operasional juga ditunjukkan melalui keberangkatan sejumlah kereta api yang dapat berjalan sesuai jadwal setelah penanganan gangguan. KAI Daop 9 Jember berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan dengan menghadirkan perjalanan yang aman sekaligus tepat waktu.
Sebagai langkah mitigasi, KAI Daop 9 Jember menugaskan personel secara intensif di wilayah terdampak dan pengawasan kondisi jalur dilakukan secara berkala oleh tim teknis KPJ serta menggunakan lori untuk memastikan kondisi prasarana tetap terpantau.
"Penguatan konstruksi pada jalur terdampak juga dilakukan melalui sejumlah pekerjaan perbaikan. Langkah tersebut mencakup pembersihan material yang mengganggu badan rel, penguatan tebing, penimbunan ballast baru, serta pemasangan penahan longsor berupa tanggul," tuturnya.
Pemasangan tanggul dilakukan untuk membantu menahan gerusan tanah sekaligus menjaga kestabilan konstruksi jalur, khususnya pada area yang berpotensi terdampak pergerakan tanah.
“Mitigasi terus kami lakukan melalui pengawasan berkala dan penguatan konstruksi di lokasi terdampak. Langkah ini penting untuk menjaga kondisi jalur agar tetap stabil serta mengantisipasi potensi gangguan berikutnya," katanya.
KAI Daop 9 Jember juga terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam penanganan kondisi di lapangan karena dukungan dan sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan serta kelancaran perjalanan kereta api.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama proses penanganan. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan mengutamakan keselamatan, keandalan perjalanan, dan kenyamanan dalam setiap perjalanan kereta api," ujarnya.
Baca juga: KA Logawa melintas dengan kecepatan terbatas usai penanganan gogosan
Baca juga: Lima perjalanan KA di Daop 9 terganggu akibat gogosan di jalur rel KA
Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Zumrotun Solichah
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira