Istanbul (ANTARA) - Perusahaan teknologi China, Tencent, Rabu (4/11), meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) baru bernama Hy4, yang dilengkapi dengan berbagai pengamanan yang dirancang untuk meminimalkan risiko penyalahgunaan dalam serangan siber maupun penelitian biologi yang berpotensi berbahaya.

Perusahaan yang berbasis di Shenzhen, yang dikenal luas sebagai pengembang aplikasi pesan populer WeChat, menyatakan bahwa model itu dilatih menggunakan data keamanan siber yang berfokus pada aspek pertahanan, seperti mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan perangkat lunak, tanpa menyertakan materi yang berkaitan dengan eksploitasi ofensif.

Tencent mengungkapkan bahwa penilaian keamanan yang dilakukan oleh tim riset internal mereka tidak menemukan kekhawatiran berarti terkait kemampuan model tersebut dalam membantu pelaksanaan serangan siber pada area-area yang telah diuji.

Perusahaan itu juga menyebutkan bahwa meskipun Hy4 memiliki pemahaman yang kuat di bidang biologi, kemampuannya dalam merancang eksperimen terbuka masih lebih terbatas dibandingkan dengan beberapa model AI tercanggih lainnya.

Selain fitur-fitur keamanannya, menurut Tencent, Hy4 mampu menganalisis gambar, menafsirkan grafik yang kompleks, menulis kode komputer, serta menjalankan berbagai tugas melalui antarmuka perangkat lunak.​​​​​​​

Tencent menyatakan bahwa model tersebut sudah tersedia melalui sejumlah layanan cloud dan aplikasi kerja mereka. Perusahaan juga berencana untuk merilis bobot model (model weights) serta dokumentasi teknisnya dalam beberapa hari ke depan.

Hy4 merupakan tambahan terbaru dalam portofolio AI Tencent yang terus berkembang, menyusul peluncuran versi pratinjau pada Agustus lalu.

Menurut perusahaan itu, model terbaru tersebut menawarkan peningkatan kinerja di berbagai bidang, termasuk analisis keuangan, penelitian ilmiah, dan pengembangan perangkat lunak.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Latvia pimpin DK PBB, fokus bahas isu kecerdasan buatan

​​​​​​​Baca juga: Dirjen Saintek ingatkan lulusan baru bersiap hadapi disrupsi teknologi

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Cindy Frishanti Octavia

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira