Moskow (ANTARA) - Siswa sekolah menengah di Prancis memulai gelombang baru aksi blokade sekolah di sejumlah kota, termasuk Paris, lapor penyiar BFMTV pada Senin.

Pada 1 November, ketua serikat sekolah menengah Pierre Sourzat menyerukan blokade terhadap institusi-institusi pendidikan yang dimulai pada Senin.

Ia mengumumkan beberapa aksi protes untuk awal pekan ini, menyebutkan bahwa puncak aksi blokade akan terjadi mulai Selasa dan seterusnya.

BFMTV melaporkan saat ini para siswa telah memblokade Lycee Helene Boucher di Paris, dan sejumlah sekolah di Lyon, Rennes, Marseille, dan Ivry-sur-Seine.

Di ibu kota Prancis dan Marseille, para siswa dilaporkan telah melakukan barikade di pintu masuk gedung-gedung dengan menggunakan tempat sampah.

Aksi protes di Prancis itu pecah sejak pertengahan September lalu, ketika para siswa sekolah menengah atas (SMA) dan mahasiswa turun ke jalan-jalan di pinggiran kota Paris untuk menuntut perbaikan sistem pendidikan dan kondisi sekolah.

Para siswa yang protes itu kemudian bergabung dengan kelompok masyarakat yang kecewa dengan kenaikan harga di negara tersebut. Akibatnya, aksi-aksi protes itu meluas ke wilayah-wilayah lain di seluruh negeri.

Aksi terbesar sejauh ini berlangsung pada 17 Oktober lalu. Menurut data Kementerian Dalam Negeri Prancis, demonstrasi hari itu dihadiri oleh sekitar 550.000 orang.

Aparat penegak hukum Prancis menggunakan gas air mata, granat kejut, dan meriam air untuk menghadapi para pengunjuk rasa.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Setidaknya 64 demonstran di Prancis terluka

Baca juga: Sekitar 320.000 orang ikuti aksi unjuk rasa di seantero Prancis

Baca juga: Sekitar 500.000 orang akan ikut demonstrasi lanjutan di Prancis, Sabtu

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Asri Mayang Sari

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira