Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura Vivian Balakrishnan menyatakan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan integrasi serta kemitraan ASEAN pada periode keketuaan Singapura tahun depan.
Ia menyatakan, hal tersebut dimulai dengan memperkuat ketahanan domestik, kemudian memperluas ketahanan tersebut ke level regional, lalu ke tingkat global, terutama terkait ketersediaan pasokan berbagai komoditas strategis.
“Mengingat kondisi dunia saat ini, langkah ini menjadi semakin mendesak dan sangat penting,” ujar Vivian Balakrishnan dalam wawancara bersama media usai melakukan kunjungan kerja ke Jakarta, dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri Singapura, Kamis.
Ia mengatakan, penguatan ketahanan tersebut juga diperlukan dalam menghadapi permasalahan kabut asap lintas batas yang telah menjadi tantangan kolektif di Singapura.
Ia menuturkan, penanganan isu tersebut membutuhkan semangat saling menjaga satu sama lain, terutama kelompok yang paling rentan, dengan memastikan ketersediaan masker maupun kebutuhan lainnya.
“Hal ini tidak hanya terkait pemerintah dan satuan tugas semata. Langkah ini juga diambil di tingkat komunitas dan masyarakat akar rumput. Saya senang akan hal itu,” kata Vivian.
Ia pun menilai pemerintah Singapura sejauh ini telah melakukan koordinasi antarkementerian dan mendistribusikan kebutuhan bagi masyarakat secara efektif.
Tidak hanya di tingkat internal, ia mengatakan bahwa komunikasi yang baik dan terbuka juga mampu dijaga di tingkat kawasan, terutama dengan Indonesia sebagai negara yang paling terdampak oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menlu Singapura tersebut berkunjung ke Jakarta pada Selasa (27/10) hingga Kamis.
Dalam pertemuannya dengan sejumlah pejabat Tanah Air, Vivian pun sependapat dengan pemerintah Indonesia bahwa kelompok yang paling terdampak oleh kabut asap akibat karhutla tersebut adalah masyarakat Indonesia itu sendiri.
Sama seperti di Singapura, kabut asap juga telah menjadi permasalahan domestik di Indonesia. Ia pun mengapresiasi pemerintah Indonesia yang terus menjaga komunikasi serta mampu merumuskan rencana kerja sama untuk menanggulangi isu tersebut.
“Jadi, kita harus siap siaga dan kuat (mampu menjaga ketahanan) di dalam negeri, sekaligus harus dan ingin menjadi tetangga yang baik,” ucap Vivian.
Baca juga: Dasco: kritik kabut asap perlu dijawab dengan kerja yang dapat diuji
Baca juga: Singapura tegaskan cari solusi bersama Indonesia atasi kabut asap
Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Uyu Septiyati Liman
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira