Yogyakarta (ANTARA) - Pelaku wisata jeep Gumuk Pasir di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyiapkan jalur baru di zona penyangga sisi barat yang menawarkan peluang pengembangan wisata agro bagi pengunjung.
Pelaku wisata jeep Gumuk Pasir Gombloh di Bantul, Minggu, mengatakan para pelaku wisata telah menyusun rute alternatif yang tidak lagi melintasi zona inti Gumuk Pasir.
โPelaku jeep wisata Gumuk Pasir sudah membuatkan rute baru tanpa melalui zona inti Gumuk Pasir,โ katanya.
Ia mengatakan rute baru tersebut menawarkan tantangan dan pengalaman yang lebih mengesankan dibandingkan jalur yang saat ini masih melintasi zona inti Gumuk Pasir.
โJalur baru dirancang melewati kawasan pantai dan gumuk pasir di zona penyangga, sekaligus melewati lahan pertanian yang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan,โ ujarnya.
Gombloh menjelaskan wisatawan yang menggunakan jeep nantinya dapat singgah untuk membeli hasil pertanian yang dibudidayakan di kawasan sekitar Gumuk Pasir, seperti cabai, bawang merah, terong, tomat, hingga jambu mete.
โLha ini kan ada destinasi baru, yakni agrowisata di lahan atau gumuk pasir. Wisatawan langsung beli dari petani dengan harga yang jauh lebih murah,โ katanya.
Menurut dia, pengembangan jalur baru tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan, tetapi juga membuka kesempatan bagi petani untuk memasarkan hasil panen secara langsung kepada pengunjung.
โYang jelas rute baru sudah kita buat. Sudah kita berikan ke Pemkab Bantul, tinggal menunggu persetujuan saja,โ ujarnya.
Baca juga: Bantul siapkan pemindahan rute jeep untuk lindungi Gumuk Pasir
Baca juga: Bantul susun regulasi aksi penataan kawasan Gumuk Pasir Parangtritis
Terkait waktu penerapan, Gombloh mengatakan pihaknya masih menunggu informasi dari Pemerintah Kabupaten Bantul, khususnya Dinas Pariwisata yang selama ini berkomunikasi intensif dengan para pelaku wisata jeep.
โSetahu saya, mungkin awal bulan November 2026 mendatang,โ ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Saryadi mengatakan rute baru tersebut diharapkan tetap menarik minat wisatawan karena menawarkan pengalaman berkendara yang tidak kalah menantang dibandingkan jalur sebelumnya.
โRute baru yang kita buat itu juga tidak kalah menantang dan menarik daripada rute lama,โ katanya.
Saryadi mengatakan pemindahan rute akan dilaksanakan setelah persiapan selesai dan pemerintah kabupaten, melalui Bupati Bantul atau pihak yang berwenang, menerbitkan keputusan terkait pelaksanaannya.
โKalau harapan saya ya akhir bulan Oktober atau awal November segera dimulai,โ katanya.
Baca juga: Bantul siapkan rencana aksi restorasi kawasan Gumuk Pasir Parangtritis
Baca juga: Gumuk Pasir Parangtritis bakal dinilai untuk menjadi Geopark Nasional
Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Editor: Budhi Santoso
Copyright ยฉ ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA ยท Agung Dwi Prakoso
At a glance
- Topic
- World
- Country
- ๐ฎ๐ฉ ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira