Jakarta (ANTARA) - Bek Persija Rizky Ridho mengeluhkan kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS), yang dinilainya menyulitkan timnya untuk menampilkan permainan terbaik di tengah ambisi menjadi juara BRI Super League 2026/2027.
"Setiap tahun seperti ini. Kami dituntut untuk main bagus, menang, cuma lapangannya begini. Kami cuma berharap terus mendapatkan keberuntungan di setiap pertandingan," kata Ridho dalam jumpa pers setelah pertandingan kontra Persik di JIS, Senin.
Ridho menyampaikan hal itu setelah Persija harus berjibaku untuk mengalahkan Persik.
Pada laga itu, Persija meraih kemenangan tipis 2-1, di mana Ridho melesakkan gol kedua (66'). Gol Persija lainnya dibuat Denis Kolinger (64'), sementara Persik takluk setelah unggul lebih dahulu dari upaya Imanol Garcia (10').
Baca juga: Shin Tae-yong apresiasi kerja keras Persija saat kalahkan Persik
Baca juga: Kalahkan Persik 2-1, Persija kokoh di puncak klasemen
Menurut Ridho, kondisi lapangan JIS yang tidak maksimal membuat para pemain kesulitan mengalirkan bola. Dia menegaskan, itu juga dirasakan oleh tim tamu.
Dia melanjutkan, hal itu yang menyebabkan seluruh gol pada laga versus Persik berawal dari situasi bola mati atau set piece. Gol Persik dari sepak pojok, sementara dua gol Persija diawali dari situasi tendangan bebas.
"Persik Kediri juga skor lewat 'set piece', kami juga demikian," kata Ridho.
Namun, pemain tim nasional Indonesia itu tetap mengapresiasi pengelola yang memberikan ruang bagi kegiatan lain di JIS sela pertandingan sepak bola, termasuk konser, yang dinilainya turut membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ridho hanya berharap kegiatan tersebut dapat berjalan beriringan dengan upaya pengelola dalam menjaga kualitas rumput agar Persija dan tim tamu bisa bertanding dalam kondisi rumput yang ideal.
"Mungkin ke depannya bisa lebih baik lagi, seperti dengan menggulung (lapangan) atau seperti apa, jadi tidak sampai merusak rumputnya," kata dia.
Kemenangan atas Persik membawa Persija semakin kokoh di puncak klasemen Super League 2026/2027 dengan koleksi 18 poin dari tujuh pertandingan.
Tim berjuluk Macan Kemayoran itu unggul empat poin dari Dewa United Banten FC yang menempati peringkat kedua.
Baca juga: Pelatih Madura United kritik wasit usai timnya kalah dari Persebaya
Baca juga: Pelatih Persebaya ungkap kunci kemenangan timnya atas Madura United
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Zaro Ezza Syachniar
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira