Kudus (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino melaju ke final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, setelah mengalahkan Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio dengan skor 21-18, 17-21, 22-20.
Rian/Daniel memastikan tempat di partai puncak setelah melewati pertandingan semifinal yang berlangsung tiga gim di GOR Djarum Arena Kudus, Jawa Tengah, Sabtu.
Usai pertandingan, Rian mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera meski harus bekerja keras untuk mengatasi perlawanan rekan senegaranya tersebut.
Ia mengakui terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri pada gim ketiga sehingga membuat lawan semakin percaya diri.
Namun, Rian/Daniel mampu membalikkan keadaan hingga mengamankan kemenangan.
"Meskipun tertinggal jauh perolehan poinnya dengan lawan, kami saling komunikasi. Mau tertinggal berapa pun, kami coba lebih fokus untuk setiap poinnya," ujar Rian di Kudus, Sabtu.
Menurut dia, situasi tertinggal dalam perolehan poin juga beberapa kali terjadi ketika mereka berlatih bersama Taufik/Ongkytama. Namun, kondisi tersebut tidak membuat mereka kehilangan keyakinan untuk mengejar ketertinggalan.
"Jadi, mau ketinggalan berapa pun, kita coba buat lebih fokus saja karena sebelum 21 itu masih ada harapan," ujarnya.
Senada dengan Rian, Daniel mengaku bersyukur bisa melewati pertandingan tanpa cedera dan meraih kemenangan.
Ia menyebut tekanan dari lawan mulai terasa pada akhir gim kedua hingga gim ketiga. Meski demikian, mereka berusaha terus mengejar poin dan menjaga permainan hingga pertandingan berakhir.
"Perasaannya senang, pastinya. Kami berdua pertama kali final Super 100 ini dan kami masih belum puas. Kami harus maksimal lagi besok di final dan semoga saja lancar jadi juara," ujar Daniel.
Sementara itu, pasangan Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio mengaku kecewa karena gagal memanfaatkan keunggulan pada gim penentuan.
Ongkytama menilai mereka sempat berada dalam posisi menguntungkan sebelum akhirnya kehilangan kendali permainan.
Ia mengakui keinginan untuk segera menyelesaikan pertandingan membuat mereka terburu-buru ketika lawan mulai mengejar perolehan poin.
Situasi tersebut membuat mereka kehilangan ketenangan dan kesulitan mempertahankan keunggulan.
"Kami sudah bisa dibilang 90 persen menang, tetapi belum bisa memanfaatkan itu. Akhirnya, keadaan berbalik," ujar Taufik.
Pada pertandingan final, Minggu (25/10), Rian/Daniel akan menghadapi pasangan Korea Selatan Jin Yong/Jo Song Hyun untuk memperebutkan gelar juara turnamen bulu tangkis tingkat BWF World Tour Super 100 tersebut.
Baca juga: Bagas/Apriyani mundur dari babak 16 besar Indonesia Masters 2026
Baca juga: Mutiara Ayu atasi wakil Jepang di Indonesia Masters 2026
Baca juga: 109 altet dari 16 negara ikuti Indonesia Masters 2026 di Kudus
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Akhmad Nazaruddin
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira