Perolehan investasi tersebut menempatkan Provinsi Riau pada peringkat ke-11 secara nasional. Di wilayah regional Pulau Sumatera, Provinsi Riau berada di posisi kedua, sementara khusus untuk kategori PMDN menduduki peringkat pertama
Pekanbaru, (ANTARA) - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau mencatat total realisasi investasi daerah mencapai Rp47,91 triliun pada Januari-September 2026 dan menyerap 41.632 tenaga kerja di berbagai sektor usaha.
Kepala DPMPTSP Provinsi Riau, Vera Angelika O.K, menyampaikan angka itu merepresentasikan 66,09 persen dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah dengan total target investasi 2026 sebesar Rp72,5 triliun.
Akumulasi capaian investasi periode sembilan bulan tersebut terdiri atas kontribusi Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp37,70 triliun dan Penanaman Modal Asing sebesar Rp10,21 triliun.
"Perolehan investasi tersebut menempatkan Provinsi Riau pada peringkat ke-11 secara nasional. Di wilayah regional Pulau Sumatera, Provinsi Riau berada di posisi kedua, sementara khusus untuk kategori PMDN menduduki peringkat pertama," katanya di Pekanbaru, Kamis.
Selama periode tersebut, lima daerah menyumbang porsi terbesar dengan Kota Pekanbaru memimpin dengan perolehan Rp9,28 triliun atau 19,37 persen. Lalu disusul Kota Dumai sebesar Rp8,34 triliun atau 17,40 persen.
Kabupaten Kampar berada di posisi berikutnya dengan catatan Rp7,41 triliun atau 15,47 persen dari total realisasi. Sementara itu, Kabupaten Bengkalis membukukan Rp5,19 triliun atau 10,84 persen serta Kabupaten Pelalawan menyumbang Rp5,15 triliun atau 10,75 persen.
Untuk periode triwulan III yang mencakup rentang Juli hingga September 2026, realisasi investasi tercatat sebesar Rp14,83 triliun. Jumlah tersebut disumbang oleh PMDN senilai Rp12,54 triliun serta PMA sebesar Rp2,29 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 16.197 orang.
Secara nasional, Provinsi Riau menempati peringkat ke-12 realisasi investasi PMDN dan PMA pada Triwulan III Tahun 2026. Untuk realisasi PMDN, Provinsi Riau berada pada peringkat ke-7 nasional, sedangkan untuk PMA berada pada peringkat ke-15 nasional.
"Di tingkat Sumatera, Provinsi Riau berada pada peringkat kedua capaian investasi gabungan PMDN dan PMA," ujarnya.
Baca juga: Riau catat penerimaan PBBKB capai Rp1,12 triliun hingga September 2026
Baca juga: Kadin Riau kembangkan "Kadin Institute" dukung kebutuhan dunia usaha
Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Bayu Agustari Adha
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira