Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen melanjutkan pembangunan keolahragaan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya membangun karakter bangsa dan mempersiapkan generasi muda Indonesia.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan hal tersebut disampaikan Prabowo saat menerima atlet, ofisial, dan pimpinan cabang olahraga dalam acara pemberian penghargaan dan bonus bagi peraih medali Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.
"Bapak Presiden tadi menekankan juga akan terus membangun keolahragaan berkelanjutan di sekolah-sekolah," kata Erick usai acara tersebut.
Menurut ia, pengembangan olahraga di sekolah merupakan bagian dari upaya memperkuat karakter generasi muda sekaligus menyiapkan sumber daya manusia Indonesia untuk masa depan.
"Ini saya rasa pesan yang baik karena kita tahu anak muda Indonesia adalah masa depan bangsa yang perlu diperkuat untuk menjalin tentu kekuatan bangsa di masa yang akan datang," ujarnya.
Selain pengembangan olahraga di sekolah, Erick mengatakan pemerintah mulai mempersiapkan atlet untuk menghadapi Olimpiade melalui pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang dimulai lebih awal.
Menpora menyebut sejumlah cabang olahraga unggulan, seperti angkat besi, panjat tebing, bulu tangkis, dan panahan, akan mulai menjalani persiapan sejak tahun ini.
Baca juga: Presiden serahkan bonus Rp158,3 miliar kepada atlet dan pelatih
Erick mengatakan persiapan tersebut tidak lagi dilakukan hanya enam bulan sebelum kompetisi, tetapi dimulai lebih awal dengan dukungan anggaran tahun jamak atau multiyears.
"Kita tahu beberapa cabang unggulan, seperti angkat besi, panjat tebing, bulu tangkis, panahan, kita akan mulai persiapkan yang namanya pelatnasnya mulai tahun ini," kata Erick.
Pada kesempatan itu, Erick turut menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menyerahkan bonus senilai total Rp158,3 miliar kepada atlet dan pelatih peraih medali Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026
Dari jumlah itu, Rp61,1 miliar diberikan kepada atlet dan pelatih Asian Games, dan sebanyak Rp97,2 miliar lainnya untuk atlet dan pelatih Asian Para Games.
Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Indonesia mendapatkan 39 medali, terdiri atas lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Indonesia menempati peringkat ke-16 klasemen dan melampaui target empat emas.
Sedangkan dalam Asian Para Games 2026, Indonesia membawa pulang 73 medali, terdiri dari 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu. Capaian itu menempatkan Indonesia di peringkat ke-8 klasemen dan melampaui target tujuh emas.
Baca juga: Menpora sebut pemberian bonus bukti masa depan atlet tidak suram
Baca juga: Atlet peraih medali Asian Games dan Para Games terima bonus di Istana
Pewarta: Fathur Rochman/Aditya Ramadhan
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Fathur Rochman/Aditya Ramadhan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira