Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baru dilantik dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak asal mengunggah hal-hal di luar tugas utamanya.

Pramono mengatakan sebelum para ASN dilantik, mereka telah mengikuti berbagai pelatihan selama dua tahun.

“Jadi bagi ASN, selama dua tahun mereka kan sebenarnya sambil bekerja dan juga mengikuti pelatihan yang ada. Begitu mereka menjadi ASN, mereka ada tanggung jawab dan kewajibannya, termasuk tidak bisa kemudian seenaknya atau sesukanya mem-posting di media sosial hal-hal yang berkaitan bukan tugas utamanya,” kata Pramono di Balai Kota, Rabu.

Pramono mengatakan tanpa mengurangi hak demokrasi yang dimiliki ASN Jakarta, mereka diharapkan dapat bekerja dengan profesional dan penuh rasa tanggung jawab.

Pramono pun meyakini ASN dapat memahami tugas dan menjalankannya dengan tanggung jawab.

Adapun pada Rabu sore, Pramono melantik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berjumlah 3.418 orang.

Pramono menyebut dari 3.418 pegawai, 15 pegawai di antaranya merupakan penyandang disabilitas.

“Mudah-mudahan saya sungguh berharap ke depan disabilitas untuk ruang yang dialokasikan ada 88 formasi, mudah-mudahan di tahun mendatang bisa terpenuhi,” jelas Pramono.

Baca juga: Gubernur DKI lantik 3.418 PNS di Balai Kota

Baca juga: Suahasil tegaskan gaji PNS tetap disalurkan lewat perbankan

Baca juga: Menkop: Pembayaran gaji PNS melalui koperasi diajukan ke Kemenkeu

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira