Moskow (ANTARA) - Pilot sebuah pesawat jet bisnis, yang jatuh di Florida, sempat melaporkan kondisi hujan dan situasi pembekuan es kepada pengawas lalu lintas udara sesaat sebelum kecelakaan terjadi dan mengirimkan sinyal darurat.

Menurut laporan The Washington Post, Minggu (1/11), yang mengutip rekaman komunikasi radio, Menteri Perhubungan Amerika Serikat Sean Duffy mengonfirmasi kecelakaan pesawat jet bisnis di Palm Beach County, Florida, dengan menyatakan sembilan orang di dalam pesawat itu tewas.

Pesawat tersebut lepas landas dari Austin di Texas dan sedang dalam perjalanan menuju Bahama.

Baca juga: Jet pribadi jatuh di permukiman Florida, AS, 9 orang tewas

Sesaat sebelum kecelakaan, pilot memberi tahu pengawas lalu lintas udara bahwa pesawat sedang menghadapi hujan, kondisi pembentukan es, serta turbulensi tingkat sedang.

Pilot kemudian meminta izin untuk naik ke ketinggian 37.000 kaki (sekitar 11,3 Km). Namun, kemudian pilot menyatakan keadaan darurat kepada tim pengendali lalu lintas udara, demikian laporan surat kabar tersebut.

The Washington Post menyebut rekaman komunikasi tersebut menangkap teriakan pilot saat pesawat mulai menukik tajam.

"Kami akan menabrak tanah," kata pilot tersebut seperti dikutip.

Tim ahli telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Jet tempur AS cegat pesawat umum dekat kediaman Trump di Florida

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Kuntum Khaira Riswan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira