Jakarta (ANTARA) - Peserta didik yang merupakan lulusan SMK Wiyata Mandala Bakti, Intan Mayundaya akhirnya lega usai mendapatkan ijazah yang selama ini tertahan di sekolah karena terkendala biaya.
Intan merupakan satu dari 683 penerima manfaat Program Pemutihan Ijazah Tahap II Tahun 2026 yang berasal dari wilayah Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara.
“Senang banget bisa dapat bantuan pemutihan ijazah ini,” kata Intan di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, banyak dari teman sekolahnya yang ijazahnya belum bisa diambil karena belum melunasi biaya sekolah. “Sekarang dibantu pemerintah supaya bisa mendapatkan ijazah,” ujarnya.
Intan mengaku program tersebut sangat membantu para lulusan sekolah yang mengalami kendala serupa. Dengan ijazah yang sudah berada di tangannya, dia merasa lebih tenang untuk melanjutkan perjalanan kariernya.
“Sebelumnya saya melamar kerja pakai Surat Keterangan Lulus (SKL). Alhamdulillah, sekarang sudah bisa mendapatkan ijazah,” ujarnya.
Baca juga: Pemkot Jakut tebus 683 ijazah dengan anggaran Rp1,17 miliar
Intan mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Jakarta Utara, karena program ini benar-benar membantu.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menebus sebanyak 683 ijazah peserta didik dari berbagai jenjang lewat Program Pemutihan Ijazah Tahap II Tahun 2026, dengan anggaran sebesar Rp1,17 miliar.
Anggaran tersebut merupakan dana dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Jakut untuk membantu masyarakat atau peserta didik yang terkendala biaya.
“Program pemutihan ijazah merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memastikan masyarakat mendapatkan hak atas pendidikan dan dokumen kelulusan yang sah,” kata Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, ijazah memiliki peran penting bagi masa depan seseorang, baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi maupun sebagai persyaratan memasuki dunia kerja.
“Ijazah bukan sekadar selembar kertas, melainkan bukti perjuangan dan hasil belajar yang menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja,” katanya.
Baca juga: Pemprov DKI salurkan bantuan Pemutihan Ijazah Tahap II ke 2.810 warga
Baca juga: Pemkot tebus ijazah ratusan warga Jakut yang tertahan di sekolah
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Mario Sofia Nasution
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira