Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) membidik pengembangan hulu minyak dan gas bumi (migas) hingga penguatan konektivitas rantai pasok gas regional sebagai tindak lanjut dari hasil ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) Council Meeting 2026.

“Hasil ASCOPE ke-51 menjadi landasan penting bagi Pertamina untuk memperkuat kolaborasi energi regional menuju 2027,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Jumat.

Selain itu, Baron juga menyampaikan Pertamina menaruh perhatian terhadap perluasan kemitraan strategis dan kolaborasi bisnis.

Tujuannya, tutur dia melanjutkan, adalah menjaga ketersediaan dan keterjangkauan energi di tengah dinamika geopolitik serta pertumbuhan kebutuhan kawasan.

Poin-poin tersebut tak terlepas dari peluang kerja sama dengan perusahaan migas nasional atau National Oil Company (NOC) dari negara-negara kawasan Asia Tenggara.

Baron pun menyampaikan Pertamina melihat ruang untuk memperdalam kolaborasi dengan NOC dari perusahaan-perusahaan anggota ASCOPE.

“Pertamina melihat ruang untuk memperdalam kolaborasi pada bidang-bidang tersebut dengan memanfaatkan keunggulan dan kapasitas masing-masing mitra,” ucap Baron.

Adapun ASCOPE ke-51 diselenggarakan dengan mengusung tema “Menavigasi Masa Depan Energi ASEAN Bersama: Memperkuat Ketahanan melalui Kolaborasi”, yang mencerminkan respons bersama kawasan terhadap volatilitas pasar global, ketidakpastian geopolitik, dan meningkatnya permintaan energi.

Melalui Gugus Tugas (Task Forces) dan program kerja kolaboratif, ASCOPE akan berupaya memperkuat kerja sama di berbagai bidang, meliputi pengembangan sektor hulu migas, konektivitas dan advokasi gas regional, energi bersih, dialog kebijakan dan pengembangan kapasitas, penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS/CCUS), serta pengelolaan metana.

“Pertamina mendorong agar komitmen bersama ini ditindaklanjuti melalui penjajakan kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan. Setiap peluang akan dikaji sesuai kebutuhan, kesiapan operasional, dan keekonomian,” ujar Baron.

Tujuan dari komitmen bersama tersebut adalah memperkuat ketahanan energi nasional serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga: ESDM menyiapkan aturan percepat eksplorasi 67 cekungan frontier

Baca juga: Pertamina bahas investasi hulu migas dan trading minyak mentah ASEAN

Baca juga: ASCOPE sepakati penguatan arsitektur energi ASEAN

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Putu Indah Savitri

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira