Jakarta (ANTARA) - Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta mengembangkan inovasi JAK-Respond sebagai upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan layanan perangkat dan sistem komunikasi intra-pemerintah sekaligus mendukung percepatan koordinasi penanganan kedaruratan dan pelayanan publik.

"Melalui fitur tersebut, operator pusat komando atau command center dapat mengetahui kondisi lokasi kejadian, memantau keberadaan petugas di sekitar lokasi, dan memperoleh informasi pendukung untuk mempercepat koordinasi, serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan," kata Kepala UP Pengelola Jaringan Sistem Elektronik Diskominfotik DKI Jakarta Aditia Prana Kusuma dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Sebelumnya, informasi operasional, seperti lokasi petugas, tayangan kamera pengawas CCTV, serta kondisi lalu lintas telah tersedia melalui aplikasi terpisah.

Kondisi tersebut mengharuskan operator mengakses beberapa sistem untuk memperoleh gambaran situasi di lapangan.

Baca juga: Pemprov DKI siapkan generasi muda jadi garda depan lawan hoaks

Melalui JAK-Respond, Aditia mengatakan berbagai informasi tersebut kini dapat diakses dalam satu dashboard, sehingga proses pencarian, pemantauan, dan penyampaian informasi menjadi lebih sederhana, cepat, dan efisien.

JAK-Respond dilengkapi dengan sejumlah fitur utama, antara lain peta digital berbasis Geographic Information System (GIS), pemantauan lokasi petugas melalui GPS HT TETRA, integrasi tayangan CCTV, informasi kondisi lalu lintas, serta informasi cuaca.

Aditia mengatakan pengembangan aplikasi tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan sejumlah perangkat daerah, khususnya Dinas Perhubungan dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.

Kolaborasi dilakukan melalui koordinasi kebutuhan sistem, pengembangan aplikasi, uji coba, serta sosialisasi kepada pengguna.

Baca juga: Pramono minta Diskominfotik DKI cari pelaku perusakan CCTV saat aksi

Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan JAK-Respond terbukti mampu mempercepat proses perolehan informasi operasional dibandingkan dengan penggunaan aplikasi terpisah.

"Hal ini menunjukkan bahwa integrasi informasi dalam satu dashboard dapat meningkatkan efisiensi kerja operator dan mendukung koordinasi petugas di lapangan," katanya.

Inovasi tersebut juga menjadi salah satu langkah transformasi digital Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik.

Dengan kehadiran JAK-Respond, maka diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-perangkat daerah dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

"Ke depan, pengembangan aplikasi akan terus diarahkan pada perluasan pemanfaatan oleh perangkat daerah terkait, penyempurnaan fitur berdasarkan kebutuhan pengguna, serta penguatan integrasi informasi operasional," ujar Aditia.

Baca juga: Menkomdigi nilai anak muda berperan tentukan arah pemanfaatan AI

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira