Seoul (ANTARA) - Penjualan mobil impor Korea Selatan melonjak dua digit pada bulan Oktober, didorong oleh permintaan yang sangat tinggi untuk kendaraan listrik (EV) dan model mewah Jerman, menurut data industri yang dirilis Rabu, sebagaimana warta XInhua.
Jumlah registrasi baru mobil penumpang impor di Korsel pada Oktober mencapai 31.117 unit, naik 29,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, menurut Asosiasi Importir dan Distributor Mobil Korea (Korea Automobile Importers & Distributors Association).
Selama 10 bulan pertama 2026, sebanyak 310.846 unit kendaraan impor terjual, naik 24,6 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Produsen mobil asal Amerika Serikat (AS) Tesla menduduki peringkat teratas dalam hal penjualan mobil di Korsel di antara perusahaan-perusahaan asing, dengan mencatatkan penjualan sebanyak 9.165 unit.
Produsen mobil asal Jerman Mercedes-Benz menempati posisi berikutnya dengan penjualan sebanyak 6.744 unit, disusul oleh pabrikan mobil Jerman BMW dengan 5.633 unit, Volvo dengan 1.682 unit, dan pabrikan mobil Tiongkok BYD dengan 1.594 unit.
Jumlah mobil merek Eropa yang terjual di Korsel bulan lalu mencapai 17.573 unit, yang mencakup 56,5 persen dari total penjualan. Merek-merek asal AS, Jepang, dan Tiongkok masing-masing mencatat pangsa pasar sebesar 30,0 persen, 8,0 persen, dan 5,5 persen.
Berdasarkan jenis bahan bakar, EV bertenaga baterai menyumbang 46,4 persen, disusul oleh kendaraan hybrid dengan 45,9 persen, kendaraan berbahan bakar bensin dengan 6,8 persen, dan kendaraan berbahan bakar solar dengan 0,9 persen.
Pewarta: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Source: ANTARA · Xinhua
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira