Jakarta (ANTARA) - Penjualan ritel gabungan Hyundai Motor Co. dan Kia Corp. di China turun di bawah 10.000 kendaraan untuk pertama kalinya sepanjang tahun ini pada September di tengah lemahnya permintaan.

Sebagaimana dikutip Yonhap, Minggu, penjualan Hyundai Motor anjlok 47 persen secara tahunan menjadi sekitar 4.000 unit pada bulan lalu, sedangkan penjualan Kia turun 31 persen menjadi 5.000 unit, menurut laporan Hana Securities berdasarkan data Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA).

Penjualan gabungan kedua produsen otomotif tersebut merosot 39 persen menjadi sekitar 9.000 unit. Pangsa pasar mereka juga menyusut menjadi hanya 0,6 persen, dibandingkan pertengahan dekade 2010-an sebesar lebih dari 10 persen.

Kedua produsen otomotif tersebut kesulitan memulihkan penjualan meskipun telah memperkenalkan kendaraan listrik (EV) yang dirancang khusus untuk pasar China.

SUV listrik Elexio, model Hyundai yang dikembangkan khusus untuk pasar China, hanya terjual 251 unit dalam sembilan bulan pertama tahun ini. Angka tersebut jauh di bawah penjualan sebanyak 1.216 unit pada tiga bulan terakhir tahun lalu.

Sementara itu, Ioniq V, model pertama Hyundai yang dikembangkan khusus untuk pasar China di bawah merek Ioniq, terjual sebanyak 558 unit pada September.

Baca juga: Hyundai tarik kembali 94 ribu lebih kendaraan di Amerika Serikat

Baca juga: Hyundai Motor bakal tambah kapasitas produksi di pabrik India

Baca juga: Hyundai ungkap Neira bakal sasar konsumen keluarga

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Source: ANTARA · Fathur Rochman

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira