Jakarta (ANTARA) - Pemuda Masjid Dunia menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi 3.600 warga terdampak bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI yang dijadwalkan diberangkatkan pada Minggu (1/11).

"Hari ini kami bekerja sama dengan Baznas RI untuk membantu 3.600 masyarakat terdampak bencana di Flores, NTT. Insyaallah, bantuan tersebut akan diberangkatkan besok," kata Presiden Pemuda Masjid Dunia Said Aldi Al Idrus di Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program kemanusiaan organisasi yang mendapat dukungan Ketua Dewan Pembina Pemuda Masjid Dunia Bahlil Lahadalia.

"Alhamdulillah, berkat dukungan Ketua Dewan Pembina, Bapak Bahlil Lahadalia, dan juga Dewan Penasihat, Pak Haji Muhammad Sarmuji, kami mendapat dukungan dan arahan mengenai pentingnya Pemuda Masjid Dunia memberikan manfaat bagi umat di mana pun berada," ujarnya.

Ia mengatakan program bantuan kemanusiaan tersebut tidak hanya menyasar masyarakat terdampak bencana di NTT, tetapi juga korban bencana di Aceh Tamiang, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Said menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri Rapat Dewan Pimpinan Internasional Pemuda Masjid Dunia 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan tersebut, Pemuda Masjid Dunia bersama Baznas RI juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 600 guru mengaji di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Ia memastikan program sosial dan kemanusiaan organisasi tersebut akan terus berlanjut dengan melibatkan berbagai pihak guna menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Tri Supondy berharap Pemuda Masjid Dunia dapat berkontribusi lebih luas, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga dalam penguatan ekonomi masyarakat.

"Kontribusi pemuda masjid ini sangat ditunggu, tidak hanya dalam peningkatan akhlak, ibadah, dan iman, tetapi juga kontribusi di sisi ekonomi," ujar Tri.

Ia berharap rapat pimpinan tersebut menghasilkan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.

Selain program kemanusiaan di dalam negeri, Said mengungkapkan Pemuda Masjid Dunia akan menggelar pertemuan internasional di Melaka, Malaysia, pada 4-6 Desember 2026 yang dijadwalkan diikuti perwakilan dari 38 negara.

Salah satu agenda yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut adalah penguatan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. Hasil rapat pimpinan di Jakarta akan menjadi bahan pembahasan dalam forum internasional itu.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Fianda Sjofjan Rassat

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira