Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan Pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat beroperasi pada 2028.

"Tahap demi tahap pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang selesai dilakukan. Hari ini kita meninjau pembangunan sisi darat yang telah selesai dibangun dengan nilai Rp83,75 miliar," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah di Air Bangis, Kamis.

Menurutnya, dengan selesainya pembangunan sisi darat pelabuhan itu maka pihaknya menargetkan pada 2027 pembangunan perkantoran juga akan dilakukan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dia menilai kawasan tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis industri hilirisasi yang terintegrasi dengan pelabuhan modern.

Baca juga: Pelabuhan alternatif disiapkan kurangi kepadatan di Ketapang-Gilimanuk

"Sumatera Barat memiliki posisi strategis di pantai barat Sumatera. Pengembangan Teluk Tapang akan menjadi pintu masuk investasi sekaligus pusat logistik dan industri yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam daerah,” kata Mahyeldi.

Dia menyebutkan kawasan Pelabuhan Teluk Tapang direncanakan menjadi lokasi pengembangan sejumlah industri strategis, di antaranya kilang minyak (oil refinery) dan industri biodiesel berbasis minyak sawit mentah (CPO).

Keberadaan kawasan industri hijau ini diharapkan mampu memperkuat daya saing daerah sekaligus membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Pengembangan Teluk Tapang dinilai memiliki prospek besar karena didukung potensi komoditas unggulan Sumbar, khususnya kelapa sawit.

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Altas Maulana

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira