Jakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengatur pembagian lajur di kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) untuk memastikan penyelenggaraan event lari tidak mengganggu operasional Transjakarta.

"Melakukan pembagian lajur pada ruas koridor CFD, dengan prinsip dasar pergerakan yang lebih cepat berada pada sisi paling kanan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

Budi mengatakan penyelenggaraan lomba lari di kawasan CFD tidak berarti meniadakan kegiatan CFD, melainkan memanfaatkan koridor tersebut untuk kegiatan olahraga.

Dia menjelaskan pembagian lajur dilakukan dengan prinsip pergerakan yang lebih cepat berada di sisi paling kanan.

Selain itu, penyelenggara harus memastikan lokasi, waktu mulai dan selesai, rute atau lintasan, serta jumlah peserta agar tidak terjadi penumpukan pelari pada satu lokasi atau koridor.

"Melakukan penyesuaian event sesuai dengan kategorinya yakni nasional dan internasional yang memerlukan pengaturan khusus dan masif," kata dia.

Dinas Perhubungan DKI juga menyiapkan rencana operasi angkutan umum, termasuk Transjakarta, MRT, dan LRT, untuk mengantisipasi apabila terjadi penyesuaian atau modifikasi rute akibat penyelenggaraan kegiatan.

Pengaturan tersebut turut mencakup penambahan petugas pengatur lalu lintas yang dibantu oleh direktur perlombaan (race director) dari penyelenggara.

Budi mengatakan koordinasi penyelenggaraan event lari di kawasan CFD dilakukan melalui Tim Kerja HBKB tingkat provinsi dan kota administrasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor.

Selain pengaturan di lapangan, Pemprov DKI juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal media sosial.

Baca juga: Pemprov DKI rutinkan CFD untuk pola hidup sehat

Baca juga: Ratusan anak down syndrome meriahkan HBKB Kuningan dengan jalan sehat

Baca juga: CFD Sudirman-Thamrin ditiadakan, Jaksel adakan di Jalan Iskandar Muda

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Luthfia Miranda Putri

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira