Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberangkatkan dua Duta Antihoaks Jakarta 2026, yakni Winda dari SMAN 68 Jakarta dan Muhammad Ibrahim Gumay dari SMAN 71 Jakarta ke luar negeri.
“Jadi, Winda sama Muhammad, kamu mau pergi gak ke luar negeri? Nanti biar belajar ke luar lah, untuk mengetahui itu (literasi digital),” ungkap Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara Pengukuhan Duta Antihoaks di Balai Kota, Jakarta, Senin.
Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan memberikan kesempatan kepada para Duta Antihoaks untuk belajar dan melihat langsung praktik-praktik baik di luar negeri.
“Program ini diarahkan melalui kerja sama internasional yang telah dimiliki Jakarta, termasuk dengan kota-kota mitra sister city yang memiliki pengalaman baik dalam literasi digital, penanganan hoaks dan disinformasi, serta penguatan ketahanan informasi masyarakat,” jelas Dewi.
Baca juga: Pramono harap Duta Antihoaks bantu berantas hoaks di Jakarta
Dia pun berharap Duta Antihoaks dapat memperoleh wawasan, pengalaman, dan pendekatan baru yang kemudian dapat diadaptasi dan diterapkan melalui kegiatan edukasi serta kampanye literasi digital di Jakarta.
“Untuk negara tujuan, mekanisme, dan waktu pelaksanaannya akan didetailkan lebih lanjut,” ujar Dewi.
Selama satu tahun ke depan, kata dia, kedua Duta Antihoaks tersebut akan melakukan edukasi interaktif ke sekolah-sekolah bersama dengan Diskominfotik DKI Jakarta dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Kegiatan itu juga mencakup kampanye digital bulanan, pembentukan agen antihoaks di sekolah, serta edukasi mengenai isu-isu yang berkembang di Jakarta.
Baca juga: Penipuan atas nama pejabat jadi hoaks terbanyak di Jakarta saat ini
Baca juga: Pemprov DKI siapkan generasi muda jadi garda depan lawan hoaks
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira