evaluasi melalui angket tersebut dapat menghimpun masukan dari penerima manfaat, khususnya terkait kualitas dan kesesuaian makanan yang disediakan,

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemkot Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mulai mempersiapkan pelaksanaan inspeksi dan penilaian kesesuaian terhadap 23 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), untuk memperkuat pengawasan penyelenggaraan program makan bergizi gratis (MBG) di wilayah setempat.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian SPPG di Daerah.

"Persiapan harus segera ditindaklanjuti, mulai dari pembentukan tim melalui SK wali kota, penyusunan jadwal inspeksi, hingga rapat persiapan sebelum turun ke lapangan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang Zulhidayat usai rapat koordinasi bersama perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) di Kantor Wali Kota, Senggarang, Kamis.

Zulhidayat menekankan kesiapan personel, pembagian tugas, serta mekanisme pelaksanaan inspeksi SPPG agar berjalan efektif.

Selain itu, disusun instrumen evaluasi berupa daftar pertanyaan atau angket dalam bentuk Google Form yang akan dibagikan kepada para siswa sebagai penerima manfaat MBG. Tujuannya memperoleh gambaran langsung mengenai pelaksanaan program yang mereka terima.

Sekda berharap evaluasi melalui angket tersebut dapat menghimpun masukan dari penerima manfaat, khususnya terkait kualitas dan kesesuaian makanan yang disediakan, sehingga menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan mutu pelayanan SPPG.

"Pelaksanaan inspeksi SPPG akan melibatkan perangkat daerah terkait bersama unsur BGN," ujarnya.

Sekda menyampaikan pemeriksaan mengacu pada 14 indikator kelayakan operasional SPPG, yang mencakup aspek sarana dan prasarana, proses produksi, keamanan pangan, serta higiene dan sanitasi.

Melalui inspeksi SPPG itu, lanjut dia, Pemkot Tanjungpinang berkomitmen memperkuat koordinasi dan pengawasan lintas perangkat daerah guna memastikan penyelenggaraan program MBG berjalan aman, berkualitas, dan berkelanjutan.

"Hasil inspeksi dan evaluasi bisa menjadi bahan rekomendasi serta tindak lanjut terhadap peningkatan kualitas layanan SPPG, sehingga manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima manfaat," demikian Zulhidayat.

Baca juga: Kejati Jateng bantah lakukan pemeriksaan terhadap pengelola SPPG

Baca juga: SPPG Kemayoran 1 Jakpus perketat pengawasan bahan pangan MBG

Pewarta: Ogen
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Ogen

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira