Jakarta (ANTARA) - Pedagang membongkar mandiri sebanyak 16 bangunan semi permanen bekas Lokasi Sementara (Loksem) JT 56 di Jalan Raya Bogor, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur (Jaktim), untuk mendukung penataan kawasan.

"Sebanyak 16 bangunan semi permanen di Jalan Raya Bogor, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur ditertibkan secara mandiri pada Selasa (27/10). Seluruhnya berada di area bekas Lokasi Sementara (Loksem) JT 56," kata Camat Ciracas Panangaran Ritonga saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Pembongkaran dilakukan secara mandiri oleh pedagang menyusul sudah dihapusnya status JT 56 sejak tahun 2023 lalu.

Selain itu, salah satu kios loksem itu diduga dijadikan tempat penjualan obat terlarang jenis tramadol.

Menurut Ritonga, sebagai upaya mencegah semakin buruknya kondisi loksem, pihaknya memberikan surat peringatan (SP) pertama dan kedua.

"Namun baru saja diberikan surat peringatan kedua, mereka memilih membongkarnya secara mandiri. Namun jika belum tuntas kita akan lakukan penertiban," ujar Ritonga.

Lebih lanjut, Ritonga menyebut eks Loksem JT 56 itu awalnya terdapat 20 kios semi permanen yang biasa dijadikan tempat berjualan buah-buahan.

Namun, empat di antaranya sudah diambil untuk pembuatan Posko Jaga Jakarta. Posko ini dijaga oleh tiga pilar setiap harinya untuk mengantisipasi adanya kasus tawuran, begal, dan tindak kejahatan lainnya.

"Ada dua pelanggaran yang dilakukan pedagang di eks JT 56 ini, yakni mereka berjualan di lokasi yang tidak semestinya karena sudah tidak ada izinnya lagi. Kemudian mereka juga menjual obat terlarang daftar G," ucap Ritonga.

Sementara itu, Lurah Susukan Puja Akbar Sahroni menambahkan surat peringatan kedua ini berakhir pada Jumat (30/10). Jika belum dibongkar tuntas, personel gabungan akan membongkar.

"Kalau Jumat belum tuntas semua, akan dilakukan penertiban gabungan dilanjutkan kerja bakti massal," kata Puja.

Menurutnya, jika lahan sudah bersih, pihaknya akan menatanya menjadi sebuah taman yang hijau dan asri.

Baca juga: DKI bangun Embung Penganten Ali untuk kendalikan banjir di Jaktim

Baca juga: Pemkot Jaktim dukung perluasan Al Quran braille untuk tunanetra

Baca juga: Pemkot Jaktim perkuat dukungan PMI untuk layanan kemanusiaan

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Siti Nurhaliza

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira