Moskow (ANTARA) - Jerman tengah mempersiapkan pasukan khususnya untuk menghadapi konflik dengan Rusia, kata Kepala Komando Pasukan Khusus Jerman Andreas Kuhne.

"Kami secara terarah mempersiapkan diri untuk menghadapi konfrontasi dengan Rusia," kata Kuhne kepada surat kabar Bild pada Senin (26/10).

Dia mengatakan pasukan khusus Jerman kini dilatih untuk menjalankan operasi dalam jangka waktu panjang. Sebelumnya, operasi pasukan khusus berlangsung sekitar tiga hari, setelah itu para personel kembali ke pangkalan.

Namun, menurut Kuhne, pasukan khusus Jerman kini dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan bahwa operasi pada tahap awal konflik tidak memiliki batas waktu penyelesaian yang pasti.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Komando Pasukan Khusus Jerman memiliki sekitar 1.500 personel. Namun, hanya sepertiga dari jumlah tersebut yang merupakan prajurit pasukan khusus, sedangkan sisanya menjalankan tugas administratif.

Menurut Kuhne, saat ini jumlah personel yang mengisi posisi di komando tersebut baru mencapai 70-80 persen dari kebutuhan.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa komando tersebut sebelumnya terlibat dalam sejumlah skandal.

Insiden yang terjadi antara lain penggunaan salam Nazi, hilangnya amunisi, serta penemuan tempat penyimpanan senjata dan bahan peledak yang dikuasai salah seorang personel.

Pada 2020, salah satu kompi di satuan tersebut dibubarkan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Dubes Rusia: Jerman akan putus hubungan sepenuhnya dengan Moskow

Baca juga: Jerman gabung Dewan HAM PBB tahun depan

Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Katriana

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira