Dubai (ANTARA) - Semua pantai dan daerah pesisir di Umm Al Quwain, salah satu dari tujuh emirat Uni Emirat Arab (UEA), telah ditutup sementara menyusul tumpahan minyak dari sebuah kapal tanker, kata Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan UEA pada hari Jumat.
Dalam pernyataan yang diposting di platform media sosial X, kementerian mengatakan tumpahan yang mempengaruhi pantai Umm Al Quwain terdeteksi oleh sistem pemantauan teknis dan penilaian lingkungan UEA.
Tim penanggulangan telah meluncurkan operasi penahanan, pengamanan, pembersihan, dan remediasi yang berkoordinasi dengan otoritas lokal dan federal untuk meminimalkan dampak lingkungan.
Survei pesisir, pemantauan, dan penilaian lingkungan sebagai tindakan pencegahan sedang dilakukan untuk menentukan cakupan dampak dan mengidentifikasi langkah-langkah untuk melindungi lingkungan laut, tambahnya.
Penutupan akan tetap berlaku sampai tim teknis menyelesaikan penilaian dan mengembangkan langkah-langkah keselamatan dan perlindungan laut yang diperlukan.
Kementerian juga menanggapi laporan tentang bau yang tidak biasa di Sharjah, Ajman, dan Umm Al Quwain, meyakinkan penduduk bahwa bau tersebut tidak menimbulkan risiko kesehatan. Nelayan dan pengguna laut lainnya diimbau untuk mengikuti instruksi resmi dan menahan diri dari penangkapan ikan di perairan yang terdampak.
Masyarakat diimbau untuk mendapatkan informasi dari saluran resmi dan menghindari penyebaran rumor. Kementerian akan merilis pembaruan lebih lanjut tentang insiden dan upaya penanggulangan.
Pewarta: Xinhua
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Xinhua
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira