Makassar (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat melalui pendekatan tokoh agama dengan meluncurkan program Pelita Syariah.

Peluncuran program tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam puncak kegiatan Syariah Financial Fair (SYAFIF) 2026, yang menghadirkan berbagai inisiatif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan berbasis syariah, kata Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi di Makassar, Senin.

Melalui Pelita Syariah, lanjut dia, OJK mendorong keterlibatan tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menyampaikan edukasi keuangan syariah.

Pendekatan itu dinilai penting karena tokoh agama memiliki kedekatan sosial dan kepercayaan masyarakat, sehingga pesan mengenai pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah dapat lebih mudah diterima.

Program tersebut diharapkan mampu memperluas pemahaman masyarakat mengenai berbagai produk dan layanan keuangan syariah, mulai dari perbankan syariah, pasar modal syariah, asuransi syariah hingga pembiayaan berbasis prinsip syariah.

Selain memperkenalkan layanan keuangan syariah, edukasi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan, memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen, serta terhindar dari praktik keuangan ilegal yang merugikan.

Penyelenggaraan SYAFIF 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara OJK, pelaku industri jasa keuangan syariah, tokoh agama, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif.

"Dengan peluncuran Pelita Syariah, OJK berharap literasi keuangan syariah tidak hanya berkembang di lingkungan perkotaan, tetapi juga menjangkau masyarakat hingga tingkat komunitas melalui peran aktif tokoh agama," ujar Frederica.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong semakin luasnya pemanfaatan produk keuangan syariah sekaligus memperkuat kontribusi sektor keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Suriani Mappong

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira