Jakarta (ANTARA) - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR yang mengontrak (menyewa) rumah bisa mendapatkan bantuan program Bedah Rumah.

"Jadi yang punya rumah boleh, yang mengontrak pun boleh! Kenapa? Di Jakarta dan banyak kota besar, itu banyak rakyat kita itu tidak mampu ya membeli rumah, dia mengontrak terus-menerus. Kalau kita cuma membuat peraturan yang boleh diperbaiki oleh negara hanya yang punya rumah, kapan rakyat yang mengontrak ini diperbaiki," ujar Maruarar dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Menurut dia, hal ini merupakan terobosan dalam mendukung renovasi rumah tidak layak huni bagi MBR.

"Kita terobos, tapi kita harus juga jaga kepentingannya. Jangan kita perbaiki tahu-tahu nanti biaya kontrakannya dinaikkan," kata Maruarar atau akrab disapa Ara.

Baca juga: BP Tapera perkuat strategi percepatan pembiayaan rumah subsidi MBR

Ara mengatakan sebelum program Bedah Rumah dilaksanakan pemilik kontrakan membuat pernyataan yang berjanji tiga tahun setelah rumah tersebut diperbaiki, penghuni kontrakannya tetap sama dan biaya kontrakannya tidak boleh dinaikkan.

"Lindungi rakyat, jangan nanti kita perbaiki kemudian dinaikkan rakyatnya diusir dari kontrakan. Kita harus jaga rakyat kita. Kita jaga. Kalau begini bagaimana, kita lindungi. Karena ini program bukan buat pemilik kontrakan tetapi bagi rakyat. Masyarakat berpenghasilan rendah. Bukan buat program memperbaiki rumah bagi pemilik kontrakan, tetapi bagi yang mengontrak," katanya.

Penyelesaian perbaikan rumah para penerima bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Menteri PKP Maruarar Sirait berharap pelaksanaan Program Bedah Rumah di berbagai daerah dapat terus dipercepat untuk mendukung pencapaian target perbaikan 400.000 unit rumah.

“Harapannya, program Bedah Rumah di daerah-daerah lain juga dapat segera diselesaikan sehingga target 400.000 unit rumah dapat tercapai,” ujar Ara.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Suharsana Aji Sasra J C

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira