Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mendorong generasi muda Indonesia untuk mengembangkan karakter patriotik, gigih, dan berempati melalui karya yang mendunia, sebagai bekal dalam berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
"Jadi nasionalis ke depan itu adalah patriotik ke depan. Itu adalah bagaimana kita bisa membawa karya-karya anak bangsa di tingkat dunia," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Menteri Brian menekankan bahwa patriotisme tidak cukup hanya diwujudkan, melalui rasa cinta terhadap tanah air. Patriotisme perlu tercermin dalam kemampuan generasi muda menghasilkan karya yang dapat dibanggakan, sebagai identitas dan pencapaian Bangsa Indonesia.
Ia menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak dapat dicapai dengan usaha seadanya. Indonesia perlu memiliki ambisi besar, target yang jelas, serta semangat untuk meningkatkan daya saing agar mampu menjadi negara maju.
"Saya selalu bilang bahwa tidak ada bangsa di dunia yang menjadi bangsa yang maju, dengan sekadarnya saja," ujar dia.
Baca juga: Mendiktisaintek minta generasi muda berani dan memiliki target besar
Mendiktisaintek juga menggambarkan tantangan tersebut melalui perbandingan pendapatan per kapita. Ia menjelaskan angka sekitar 15.000 dolar AS per kapita sebagai ilustrasi pendapatan negara maju, sementara Indonesia masih berada di kisaran 5.000 dolar AS per kapita.
Dengan demikian, diperlukan peningkatan hingga tiga kali lipat dari angka yang disebutkan untuk mencapai tingkat tersebut.
"Kalau kita sekarang masih 5 ribu, jadi langsung naik 3 kali lipat dari sekarang. Gampangnya begitu. Kalau kita naik 3 kali lipat, kalau kita lihat seluruh bangsa itu berhasil keluar dari kondisi itu tidak lain, tidak bukan harus ambisius," ujarnya.
Menteri Brian menilai Indonesia perlu membangun kepercayaan diri sebagai bangsa besar, dan tidak merasa rendah diri ketika melihat kemajuan negara lain. Semangat untuk bersaing dan mencapai keberhasilan, perlu ditumbuhkan agar Indonesia mampu menghasilkan karya yang membanggakan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut dia, karakter patriotik, gigih, dan berempati harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar menjadi slogan. Generasi muda diharapkan mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut menjadi karya besar yang memberikan manfaat dan memperoleh pengakuan luas.
Baca juga: Kemdiktisaintek ajak talenta muda tingkatkan penguasaan teknologi
"Saya yakin, apa pun yang terjadi, kalau kita punya tiga karakter ini, maka anak-anak muda akan mencapai titik berhasil," ucap Brian Yuliarto.
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Sean Filo Muhamad
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira