Jakarta (ANTARA) - PT Medco Energi Internasional Tbk mengumumkan bahwa anak usahanya, Medco Redwood Tree Limited, menerbitkan obligasi senilai 300 juta dolar AS yang jatuh tempo pada tahun 2032.
“Dengan rekam jejak yang panjang di pasar modal internasional, kami sangat senang atas kepercayaan yang terus diberikan para investor kepada MedcoEnergi,” ujar CEO MedcoEnergi Ronald Gunawan dalam keterangannya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Jumat.
Obligasi tersebut memiliki kupon 8,875 persen dan memperoleh peringkat BB- dari Fitch, BB- dari S&P Global, serta Ba3 dari Moody’s.
Dana bersih hasil penerbitan obligasi ini, tutur Ronald, akan digunakan untuk membiayai kembali (refinancing) atau melunasi utang yang sudah ada.
“Penerbitan obligasi ini mempertegas komitmen kami terhadap pengelolaan liabilitas yang proaktif dan disiplin keuangan. Pembiayaan kembali utang yang ada mendukung upaya kami untuk menjaga profil jatuh tempo utang yang terkelola dengan baik,” ujar Ronald.
Diwartakan sebelumnya, MedcoEnergi menyampaikan kinerja produksi semester pertama 2026, dengan produksi minyak dan gas bumi (migas) mencapai 170 mboepd, meningkat 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Gas mencapai sekitar 72 persen dari total produksi, sejalan dengan pertumbuhan permintaan gas regional. Perseroan mempertahankan panduan 2026 untuk produksi migas sebesar 165–170 mboepd dan belanja modal migas sebesar 415 juta dolar AS.
Pada kuartal pertama 2026, MedcoEnergi membukukan pendapatan sebesar 668,3 juta dolar AS, meningkat 19,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. EBITDA meningkat 5,7 persen menjadi 351,1 juta dolar AS, sementara laba bersih meningkat 282,3 persen menjadi 67,4 juta dolar AS.
Baca juga: MedcoEnergi dan mitra KKKS teken 3 kesepakatan untuk pasokan domestik
Baca juga: PT MedcoEnergi akuisisi 10 persen hak partisipasi PSC Cekungan Kutai
Baca juga: SKK Migas nilai Pertamina-MedcoEnergi tangkap peluang ekonomi dari ENI
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Putu Indah Savitri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira