Ada tanggung jawab yang lebih luas, yaitu bagaimana kegiatan pertambangan dijalankan dengan baik, bagaimana masyarakat di sekitar wilayah pertambangan mendapatkan manfaat

Jakarta (ANTARA) - Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan pentingnya menerapkan tata kelola tambang yang baik untuk kepentingan generasi mendatang.

"Ada tanggung jawab yang lebih luas, yaitu bagaimana kegiatan pertambangan dijalankan dengan baik, bagaimana masyarakat di sekitar wilayah pertambangan mendapatkan manfaat, dan bagaimana sumber daya alam ini dikelola secara bertanggung jawab untuk kepentingan generasi mendatang," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara Tri Winarno dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Jumat.

Oleh karena itu, Kementerian ESDM memberi apresiasi kepada badan usaha yang menunjukkan kinerja, komitmen, dan kontribusi positif dalam pengelolaan subsektor mineral dan batu bara.

Apresiasi Minerba 2026 terbagi dalam empat kategori, yaitu Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Badan Usaha Pertambangan Komoditas Batubara, PPM Badan Usaha Pertambangan Komoditas Mineral, Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik (Good Mining Practice), serta Kepatuhan Pembayaran PNBP Sumber Daya Alam Mineral dan Batubara.

Kategori PPM dinilai berdasarkan delapan pilar, yaitu pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil, kemandirian ekonomi, sosial dan budaya, lingkungan, kelembagaan komunitas, serta infrastruktur.

Setiap pilar mencerminkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar tambang. Untuk mineral, ada subkategori tambahan untuk pionir PPM, sedangkan pada batu bara, penilaian dibedakan antara badan usaha dengan produksi di atas dan di bawah 5 juta ton.

Adapun kategori Good Mining Practice menilai penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik, sedangkan kategori Kepatuhan PNBP diberikan kepada badan usaha yang patuh membayar kewajiban penerimaan negara sesuai jenis izinnya.

Menurut Tri, apresiasi ini bukan akhir dari pencapaian, melainkan momentum untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja.

"Bagi badan usaha yang menerima apresiasi, saya berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Jadikan praktik baik yang telah dilakukan sebagai contoh bagi perusahaan lainnya," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Tri juga mengapresiasi pegawai Ditjen Minerba yang tergabung dalam Tim ESDM Siaga Bencana di Sumatera dan Nusa Tenggara Timur. Penerimanya adalah Klinik Pratama Ditjen Minerba serta Inspektur Tambang Penempatan Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Tim tersebut terlibat langsung dalam penanganan bencana dan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak. Melalui ESDM Siaga Bencana, Kementerian ESDM bersama mitra sektor energi dan pertambangan hadir memberikan bantuan serta mendukung pemulihan masyarakat.

"Ini menunjukkan bahwa pengabdian insan Minerba tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas di bidang pertambangan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama dan tanggung jawab kemanusiaan," kata Tri.

Ditjen Minerba berharap capaian para penerima apresiasi menjadi motivasi bagi pelaku usaha lain untuk menerapkan praktik pertambangan yang baik.

Penguatan kolaborasi antara pelaku usaha, asosiasi, akademisi, dan masyarakat juga terus didorong agar subsektor mineral dan batu bara memberi kontribusi optimal bagi bangsa.

Baca juga: BPH Migas-Ditjen Minerba beri layanan kesehatan di Aceh Tamiang

Baca juga: Ditjen Minerba apresiasi Tim Tanggap Darurat GRN usai berlaga di MERC

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Putu Indah Savitri

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira