Moskow (ANTARA) - Mantan Kanselir Jerman Angela Merkel akan berpartisipasi dalam pemilihan presiden baru negara itu melalui Sidang Federal (Federal Convention) pada awal tahun depan, menurut laporan media Jerman pada Senin.

Sidang Federal Jerman terdiri atas 1.260 anggota yang mencakup anggota parlemen dan perwakilan yang ditunjuk oleh parlemen negara-negara bagian. Sidang tersebut dijadwalkan berlangsung pada akhir Januari 2027.

Sejumlah negara bagian Jerman saat ini tengah mengajukan nama-nama perwakilan yang akan menjadi pemilih dalam pemilihan presiden. Dewan Partai Uni Demokrat Kristen (CDU) cabang Schleswig-Holstein berencana mengirim Merkel sebagai salah satu perwakilannya, menurut stasiun televisi N-TV.

Pada 2022, Merkel juga pernah menjadi delegasi dalam Sidang Federal. Namun, saat itu pencalonannya diajukan oleh negara bagian Mecklenburg-Western Pomerania.

Pemimpin Fraksi CDU di Parlemen Negara Bagian Schleswig-Holstein, Tobias Koch, mengatakan bahwa Merkel kini harus diajukan melalui parlemen Schleswig-Holstein karena CDU kehilangan keterwakilannya di parlemen negara bagian Mecklenburg-Western Pomerania.

Koch menjelaskan bahwa negara bagian tetangga tersebut mengambil alih tugas mengajukan Merkel setelah Partai Demokrat Kristen kehilangan keterwakilannya di parlemen Mecklenburg-Western Pomerania menyusul pemilihan umum daerah pada 20 September.

Menurut laporan tersebut, daftar perwakilan dari Schleswig-Holstein juga mencakup Perdana Menteri negara bagian Daniel Gunther, Menteri Pendidikan dan Urusan Keluarga Jerman Karin Prien, serta mantan kapten tim nasional bola tangan Jerman Patrick Wiencek.

Merkel sebelumnya menyuarakan dukungan agar seorang perempuan terpilih sebagai presiden baru Jerman. Ia menyoroti bahwa selama 77 tahun sejarah Jerman dalam bentuk negara saat ini, jabatan tersebut selalu dipegang oleh laki-laki.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Demonstran di Jerman gelar aksi di Berlin, tuntut Merz mundur

Baca juga: Mahasiswa Jerman cantumkan tuntutan dalam surat terbuka jelang demo

Penerjemah: Katriana
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Katriana

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira