Jakarta (ANTARA) - Profesor madya dermatologi di Yale School of Medicine Christopher Bunick, MD, PhD menilai bahwa mandi menggunakan pancuran (shower) lebih efektif untuk membersihkan kotoran yang menempel pada kulit dibandingkan berendam.
Bunick menjelaskan pancuran menggunakan air yang mengalir, sedangkan mandi berendam menggunakan air yang menggenang.
"Keuntungan air yang mengalir adalah dapat terus membilas keringat, kotoran, kerak, dan kotoran lainnya sehingga semuanya terbuang ke saluran pembuangan. Sebaliknya, saat mandi berendam, seseorang berendam dalam air yang sama di mana semua kotoran tersebut masih menempel,” kata Bunick sebagaimana dikutip dari laman Health pada Rabu (4/11).
Baca juga: Saring air bersih untuk mandi tingkatkan kualitas kesehatan lebih baik
Bunick menjelaskan perbedaan jenis kulit berpengaruh terhadap manfaat yang akan didapat dari mandi dengan pancuran atau berendam.
Jika mandi dengan pancuran bisa membilas kotoran pada kulit, maka mandi berendam bisa bermanfaat bagi orang yang memiliki masalah kulit jika air diberi campuran obat.
Misalnya, orang dengan kondisi kulit inflamasi, seperti eksim atau psoriasis, mungkin mendapatkan kelegaan dengan berendam dalam air yang dicampur garam epsom, oatmeal, atau produk penenang lainnya.
Mandi berendam juga mungkin lebih baik daripada mandi pancuran bagi orang yang memiliki kulit yang sensitif, rapuh, atau luka yang dapat teriritasi oleh tekanan air pancuran. Bunick memberikan contoh gatal-gatal akibat tekanan air, yang dapat memburuk akibat tekanan air pancuran yang tinggi.
Memilih mandi pancuran atau berendam, seseorang perlu memastikan untuk melakukannya secara singkat dan dengan air hangat kuku. Mandi pancuran atau berendam yang terlalu lama atau terlalu panas dapat menghilangkan minyak alami kulit.
“Ketika minyak alami hilang, orang mungkin mengalami kekeringan, kulit pecah-pecah, gatal, risiko infeksi, atau kambuhnya penyakit kulit seperti eksim,” kata Bunick.
Saran lain yang Bunick sampaikan yakni oleskan pelembap segera setelah mandi untuk mengunci kelembapan pada kulit.
Baca juga: Perbedaan manfaat mandi di pagi dan malam hari
Baca juga: Manfaat mandi air hangat untuk relaksasi dan tingkatkan kualitas tidur
Baca juga: Manfaat mandi air dingin pada pagi hari
Baca juga: IDAI anjurkan orang tua tetap mandikan anak saat terkena cacar air
Penerjemah: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Hreeloita Dharma Shanti
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira