Moskow (ANTARA) - Sekitar 150 dokumen kerja sama ditandatangani di sela-sela perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-Afrika yang digelar di Moskow, Rusia, pada 28-29 Oktober lalu, termasuk berbagai kontrak komersial hingga kemitraan antarmedia.
"Paket perjanjian berskala besar berhasil disepakati antara lembaga pendidikan, kantor berita, serta institusi komersial, dengan total mencapai sekitar 150 dokumen," tulis pernyataan resmi Kantor Kepresidenan Rusia pada Jumat (30/10).
Dari keseluruhan dokumen tersebut, sebanyak 53 di antaranya merupakan kesepakatan resmi antarpemerintah maupun antarkementerian.
Salah satu perjanjian strategis yang dicapai adalah penandatanganan kesepakatan kerja sama militer antara Kementerian Pertahanan Rusia dan Kementerian Pertahanan Sudan Selatan.
Selain itu, perusahaan energi nuklir milik Rusia, Rosatom, juga menandatangani sejumlah nota kesepakatan bersama instansi-instansi terkait dari Rwanda, Togo, dan Uganda.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Prabowo hadiri pleno akhir BRICS, diapit Rusia dan Afrika Selatan
Baca juga: Putin jamin Rusia jadi mitra andalan Afrika untuk pangan dan energi
Baca juga: China, India dukung perluasan anggota BRICS pada KTT di Afrika Selatan
Penerjemah: Uyu Septiyati Liman
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Uyu Septiyati Liman
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira