Indonesia perlu memiliki generasi yang berjiwa patriot, cinta tanah air, berintegritas, dan unggul

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi peran perguruan pencak silat Tapak Suci Putera Muhammadiyah dalam membina karakter dan prestasi generasi muda.

“Indonesia perlu memiliki generasi yang berjiwa patriot, cinta tanah air, berintegritas, dan unggul,” ujar Listyo Sigit sebagaimana dikutip dari siaran resmi Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Minggu.

Listyo Sigit menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah Periode 2026–2031 di Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Ia mengatakan Tapak Suci memiliki kontribusi penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan dan latihan pencak silat yang tidak hanya mengembangkan kemampuan bela diri, tetapi juga menanamkan nilai keimanan, akhlak, kedisiplinan, persaudaraan, dan integritas.

Menurut dia, nilai-nilai tersebut tercermin dalam semboyan Tapak Suci, yakni “Dengan Iman dan Akhlak Saya Menjadi Kuat, Tanpa Iman dan Akhlak Saya Menjadi Lemah”, yang menjadi landasan pembinaan para anggotanya.

Baca juga: IPSI ingin perkokoh posisi pencak silat untuk bangun karakter bangsa

Ia berharap nilai-nilai tersebut terus dipertahankan untuk melahirkan generasi muda yang memiliki semangat patriotisme, kecintaan terhadap tanah air, serta kemampuan bersaing.

Selain pembinaan karakter, Listyo Sigit mengapresiasi kontribusi Tapak Suci dalam mengembangkan olahraga pencak silat dan melahirkan atlet berprestasi.

Pada ASEAN University Games 2024, atlet Tapak Suci berhasil meraih enam medali emas, dua perak, dan satu perunggu.

“Prestasi tersebut perlu terus ditingkatkan melalui pembibitan atlet, peningkatan kualitas pelatih, dan kompetisi berjenjang. Namun, tetaplah rendah hati,” katanya.

Listyo Sigit juga menyoroti potensi pencak silat sebagai sarana diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional. Melalui seni bela diri tradisional tersebut, nilai-nilai luhur bangsa dapat diperkenalkan kepada masyarakat dunia sekaligus memperkuat persahabatan antarbangsa.

Baca juga: Pagar Nusa & Tapak Suci didorong perkuat sinergi majukan pencak silat

Ia berharap Tapak Suci dapat melahirkan pendekar dan atlet berprestasi yang berperan sebagai duta budaya untuk membawa nama Indonesia di tingkat internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Listyo Sigit mengajak keluarga besar Tapak Suci memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara dengan menjaga soliditas organisasi serta mendukung program nasional.

“Apakah saudara-saudara siap berbakti untuk NKRI? Apakah saudara-saudara siap menjadi patriot pembela bangsa?” tanya Listyo Sigit yang dijawab serempak dengan kata “siap” oleh peserta rapat kerja nasional.

Ia menegaskan semangat pengabdian, keberanian membela kebenaran, memerangi kebatilan, dan menolong kelompok lemah merupakan nilai seorang pendekar yang perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Listyo Sigit juga menyampaikan salam hormat Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Ia mengingatkan bahwa Prabowo pernah menjabat Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Melalui rapat kerja nasional tersebut, ia mengajak seluruh jajaran Tapak Suci terus menjaga nilai-nilai luhur perguruan dan memperkuat peran organisasi dalam membina sumber daya manusia unggul sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Sulsel rebut 5 emas kejuaraan dunia tapak suci

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Aditya Ramadhan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira