Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggandeng Universitas Kristen Indonesia (UKI) untuk menjembatani kesenjangan kompetensi lulusan pendidikan nasional dengan kebutuhan pasar kerja global melalui pengembangan Migrant Center.
"Kolaborasi ini diarahkan untuk menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan pendidikan nasional dengan kebutuhan pasar kerja global," kata Menteri P2MI Mukhtarudin, seperti dikutip keterangan pers KP2MI.
KP2MI menyebutkan kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara KP2MI dan UKI di Kantor KP2MI, Jakarta, Kamis.
Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan kerja sama tersebut mencakup peningkatan kompetensi, pelatihan bahasa asing, sertifikasi profesi, hingga fasilitasi penempatan dan pelindungan calon pekerja migran Indonesia (CPMI).
Menurut dia, peluang kerja internasional di berbagai sektor formal masih terbuka luas. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan keterampilan teknis, penguasaan bahasa asing, dan sertifikasi profesi sesuai standar negara tujuan.
Pemerintah mendorong peningkatan kualitas pekerja migran Indonesia agar tidak lagi didominasi tenaga kerja berkeahlian rendah (low skill), tetapi berkembang menuju tenaga kerja berketerampilan menengah dan tinggi (middle-high skill), katanya.
Saat ini, KP2MI telah menjalin kerja sama dengan 12 kementerian dan lembaga serta lebih dari 40 perguruan tinggi melalui pengembangan Migrant Center.
Sementara itu, Rektor UKI Prof. Angel Damayanti mengatakan kampusnya memiliki sejumlah fasilitas pendukung, seperti lembaga sertifikasi profesi, pusat bantuan hukum, pusat karier, serta jaringan kerja sama internasional.
UKI juga memiliki pengalaman mengirimkan lulusan keperawatan untuk bekerja di sejumlah rumah sakit di Jepang dan Jerman.
Angel berharap Migrant Center dapat memberikan informasi, pendampingan, serta akses terhadap peluang kerja luar negeri yang aman dan terarah bagi mahasiswa maupun lulusan UKI.
Baca juga: KP2MI perkuat kompetensi CPMI menghadapi pasar kerja Korea Selatan
Baca juga: Undip nyatakan kesiapan jadi penghubung penempatan PMI ke Jepang
Pewarta: Katriana
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Katriana
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira